Pasca Siswanya Tertabrak Mobil, Kepala SDN 6 Sintang Minta Orang Tua Segera Jemput Anak Setelah Jam Pelajaran Berakhir

KBRN, Sintang : Pasca tertabraknya seorang murid SDN 6 Sintang atas nama Delima Sagita Putri kelas II oleh sebuah mobil jenis pick up pada rabu (18/1/2022) lalu, Kepala SDN 6 Sintang, Ansella meminta orang tua murid agar segera menjemput anak-anak mereka setelah jam sekolah usai.

Kejadian tertabraknya seorang siswi SDN 6 tersebut terjadi pada pukul 09.20 wib setelah jam pelajaran usai dan terjadi diluar jam sekolah. Ansella mengatakan aturan yang tidak memperbolehkan kantin yang berlokasi di areal sekolah untuk buka di sisi lain menyulitkan mengontrol anak-anak. Mereka kemudian justru jajan ke warung yang lokasinya di luar sekolah dan itu justru membahayakan anak-anak.

Situasi Delima pasca ditangani di IGD RSUD Ade M. Djoen Sintang sudah membaik dan sudah diizinkan untuk kembali ke rumah. “Setelah kecelakaan anaknya langsung dibawa ke rumah sakit, ditangani oleh dokter, diberikan alat bantu pernapasan setelah itu kemudian baru si anak siuman. Selanjutnya si anak sudah mampu duduk dan menurut dokter tidak ada masalah dan segera bisa pulang ke rumah,” ujar Ansella.

Setelah kejadian tersebut Ansella segera mengeluarkan surat pemberitahuan kepada para orang tua murid yang isinya meminta agar orang tua tidak menunggu anaknya di sekitar warung yang berada di seberang jalan sekolah karena bisa membahayakan anak. Kemudian tidak membekali anak dengan uang jajan tetapi dengan membawa bekal makanan dari rumah agar anak tidak harus jajan ke luar mengingat kantin di areal sekolah juga tidak diizinkan untuk buka.

Orang tua murid juga diminta mengantar dan menjemput anak-anaknya tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah dibagikan oleh wali kelsnya masing-masing untuk menghindari anak-anak berkeliaran di luar sekolah yang berada di pinggir jalan dan ramai kendaraan tersebut. (Dby)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar