Lebih 12 ribu Rumah di Sintang Tidak Miliki Sanitasi dan Layak Huni

KBRN, Sintang: Tahun 2022 ini Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman kabupaten Sintang merencanakan program Sanitasi pada 15 desa di kabupaten Sintang.

Kepala Dinas Perumahan rakyat dan Permukiman kabupaten Sintang Ir.Zulkarnain mengatakan program tahun 2022 ini mendapat pengurangan dibandingkan tahun sebelumnya namun tetap ada kegiatan.

“ Pencapaian Air bersih  Sanitasi dan rehabilitasi rumah layak huni ini penting untuk menunjang desa ODF bebas stunting dikabupaten Sintang dan menciptakan desa Mandiri,” ungkapnya rabu (19/1/2022).

Program perumahan rakyat untuk pengentasan rumah tidak layak huni masih mengandalkan dana yang bersumber dari APBN, mengingat dana APBD tahun ini tidak tersedia.

“ Menurut data ada sekitar 12 ribu unit rumah di Sintang tidak layak huni dari 128 ribu lebih rumah tangga di Sintang, ini merata di setiap kecamatan terbanyak berada di kecamatan Sintang, Kayan dan Sepauk,” tambahnya.

Zulkarnain berharap program rumah layak huni ini dapat tuntas hingga 10 tahun kedepan.

“ Ini merupakan program andalan kami untuk memberikan Sanitasi, Air bersih dan Rumah layak huni bagi masyarakat Sintang,” tambahnya.

Pihaknya selalu mengajukan pada tiga sumber dana untuk pembiayaan rehabilitasi rumah,  apalagi pasca banjir besar yang melanda kabupaten Sintang, banyak Rumah warga yang rusak bahkan hilang akibat banjir.

“Diperkirakan dari data 12 ribu rumah tidak layak huni dapat bertambah pada tahun 2022 ini  mencapai 14 ribu rumah,” tandasnya. (fik)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar