Kabupaten Sintang Kembangkan Albumin Jadi Produk Unggulan

KBRN, Sintang: Sejumlah stake holder yang tergabung dalam lingkar temu kabupaten lestari menargetkan awal tahun 2022 ini mengembangkan rantai pasok produk unggulan Sintang berupa pengembangan ikan gabus yang menjadi salah satu penghasil  Albumin

Direktur Fresh Water Care (SFC) kabupaten Sintang Rayendra mengatakan bersama Agra pana dan dan supernova  awal tahun ini mewujudkan pendirian laboratorium Albimin di Sintang.

“ Kami dari Fresh Water Care dalam beberapa tahun belakangan sudah melakukan pendampingan pengembangan pemanfaatan danau lindung sebagai habitat perkembangan ikan gabus di Sintang,” ungkapnya, selasa (18/1/2022).

Saat ini pihaknya telah  mampu mengembangkan anakan gabus hingga 40 ribu ekor yang akan di sebarkan bersama jejaring SFC di Sintang.

“Beberapa lokasi yang akan mendapatkan Pengembangan anakan gabus seperti kawasan agro wisata edukasi desa Ransidakan, kelompok tani di desa Solam raya,Temawang Muntai, dan kawasan danau Mensiku dan Jemelak Lestari,” katanya.

Harapanya kata Rayendra, Ikan Gabus yang menghasilkan Albumin ini dapat menjadi salah satu produk unggulan kabupaten Sintang.

Kepala Bappeda Kabupaten Sintang mendukung program dari PT. Agrapana Damayanti Indobiotek yang akan segera membangun tempat produksi pengolahan ikan gabus untuk dijadikan albumin.

Pemerintah akan meminjamkan ruko milik pemda, saat ini dalam masa uji coba dan membutuhkan sekitar sekitar 1,5 ton ikan gabus.

Kedepan, pabrik dan laboratorium tersebut kata Kartiyus akan diperuntukan untuk mengembangkan potensi komoditas berbasis konservasi alam untuk membuat produk turunan bernilai jual dari ikan gabus menjadi Albumin

Albumin ikan gabus kaya akan gizi dan protein, baik digunakan untuk proses penyembuhan luka ataupun pasca operasi.

Albumin adalah cairan infus yang digunakan untuk mengatasi hipoalbuminemia, yaitu rendahnya kadar albumin dalam darah. Albumin juga digunakan untuk menangani syok hipovolemia akibat cedera atau luka bakar yang parah. Albumin merupakan protein utama di dalam darah manusia. Secara alami, protein ini diproduksi oleh hati . (fik)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar