Roni : Peningkatan Infrastruktur,SDM dan Percepatan Pemulihan Ekonomi Menuju Sintang Berkelanjutan. 

KBRN, Sintang: Ketua DPRD Sintang Florensius Roni mengatakan saat ini kondisi infrastruktur jalan dikabupaten sintang belum memadai dan ada beberapa daerah di kecamatan  mengalami kerusakan, termasuk juga mengenai infrastruktur dasar dari berbagai bidang. Hal ini menjadi sorotan pihak DPRD sintang dan akan menjadi skala prioritas pada tahun 2022 ini serta telah menyiapkan anggarannya.

“Hal ini menjadi sorotan pihak DPRD sintang dan akan menjadi skala prioritas pada tahun 2022 ini, kata Roni, Minggu (16/1/2022).

Pembangunan Kabupaten Sintang pada 2022 mengangkat prioritas utama bidang Kesehatan, infrastruktur dan Sumber Daya Manusia dalam percepatan pemulihan ekonomi menuju Sintang yang berkelanjutan. 

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Sintang Kartiyus menjelaskan bidang kesehatan menjadi prioritas utama karena masih dalam penanganan covid-19 dengan alokasi APBD cukup besar, sedangkan bidang ekonomi pada 2020 mengalami minus hingga 2,16 persen, namun angka kemiskinan turun dari angka 9, 35 persen menjadi 9, 27 persen meskipun garis kemiskinan tercatat meningkat.

“Garis kemiskinan dari 50 an ribu per kapita menjadi 577 ribu per kapita, angka penganguran terbuka naik ke angka 4,5 persen, antara masyarakat miskin dan kaya di Kabupaten Sintang semakin kecil, angka harapan hidup masih berada di atas 71 tahun,” Kata Kartiyus.

Diakui Kartiyus dalam dua tahun terakhir Dana Alokasi Umum (DAU) turun menyebabkan Bappeda Sintang semakin sulit mendistribusikan alokasi APBD, dari Pusat dana transfer turun, Bagi hasil pajak provinsi turun bahkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sintang juga turun, pada 2020 pemangkasan anggaran sebesar seratus miliar rupiah, tahun ini pada Januari 2022 telah dipangkas sebesar 27,7 miliar rupiah.

“Sedangkan untuk Dana Alokasi Khusus pada tahun ini ada peningkatan untuk pembangunan fisik,” tambah Kartiyus.(Ram)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar