Vaksinasi Lansia di Kecamatan Kelam Permai Capai 69 Persen

KBRN, Sintang : Capaian vaksinasi untuk lansia di Kecamatan Kelam Permai saat ini berada pada angka 69 persen, berada di atas target yang dipasang diangka 60 persen. Hal tersebut disampaikan Roy Martadi Nurmansyah, Kepala Puskesmas Nanga Lebang ketika disinggung tentang capaian vaksinasi lansia di wilayah layanannya.

Roy menyampaikan awalnya pihaknya sedikit kesulitan dalam mengejar target vaksinasi bagi lansia karena beredarnya informasi yang salah di masyarakat selama ini. “Awalnya banyak yang menolak divaksin, tapi setelah melihat banyak warga yang divaksin dan aman-aman saja baru mereka tertarik untuk mengikuti program vaksinasi. Kendala lansia ni ada yang tidak mampu datang ke Puskesmas, ada juga yang ketika kami sampai ke desa, mereka sedang di kebun. Maka sekarang setiap kami akan ke desa, kami berkoordinasi dengan perangkat desa untuk mengkondisikan agar ketika kami berkunjung ke desa mereka ada di rumah,” ujar Roy.

Selain memang terus menggencarkan vaksinasi hingga ke dusun-dusun, Puskesmas Nanga Lebang juga terus membuka posko vaksinasi kepada warga yang hendak mengikuti program vaksinasi di Puskesmas. Pihaknya, kata Roy terus mensosialisasikan kepada masyarakat manfaat vaksin dan meluruskan informasi-informasi yang keliru tentang vaksin. Dalam pelaksanaannyapun Puskesmas tidak pernah memaksa seseorang untuk divaksin, mereka membebaskan masyarakat untuk menerima vaksin ataupun menolaknya namun tetap diberikan penjelasan tentang manfaat mengikuti program vaksinasi.

Roy menambahkan, pihaknya sedikit mengalami kendala dimasalah pendataan penerima vaksin karena ada NIK (Nomor Induk Kependudukan) yang tidak valid, tidak terdata dan sebagainya. Hal tersebut menurutnya membuat capaian vaksinasi yang tercatat di Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) tidak sesuai dengan data manual yang dimiliki oleh Puskesmas, maka selama ini kata Roy pihaknya melakukan 2 sistem pencatatan jumlah warga yang divaksin yakni dengan KPCPEN dan pencatatan manual. (Dby)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar