Hari Ini, Yosepha Hasnah Kembali Dilantik Sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang

KBRN, Sintang: Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M. Med. PH melantik Dra. Yosepha Hasnah, M. Si sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang di Pendopo Bupati Sintang, Jumat (3/12/2021).

Bupati Sintang dalam amanatnya menyampaikan  bahwa kontiniutas pembangunan merupakan hal yang penting, pelantikan kali ini akan berlaku untuk masa jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang minimal untuk 1 tahun 4 bulan.

“Pelantikan Yosepha Hasnah sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang dilakukan berdasarkan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara Republik Indonesia di Jakarta dengan Nomor: B-3615/KASN/10/2021 Tanggal 15 Oktober 2021 dan Surat Keputusan Bupati Sintang Nomor: 821.2/1229/KEP-BKPSDM/2021 tanggal 1 Desember 2021,” jelas Jarot Winarno.

Sementara itu usai dilantik kembali sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Sintang atas kepercayaan yang diberikan kembali.

“terima kasih atas kepercayaan Bapak Bupati Sintang kepada saya, Semoga Bapak Bupati Sintang lekas pulih kembali, Hari ini saya dikukuhkan kembali oleh Bapak Bupati Sintang sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang,” kata Yosepha Hasnah.

“target yang akan kami lakukan ke depan adalah segera menyelesaikan pengalihan jabatan struktural ke fungsional untuk eselon 4 atau pengawas yang secara aturan akan berakhir pada 31 Desember 2021 ini. Sehingga semua jabatan eselon 4 yang tidak sesuai akan dialihkan menjadi jabatan fungsional” terang Yosepha Hasnah

Dikatakan Yosepha akan segera melaksanakan uji kompetensi untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang dalam rangka memenuhi peraturan perundangan dan untuk kebutuhan organisasi ke depan.

Selain itu APBD Tahun Anggaran 2022 juga akan segera diselesaikan, Saat ini, setelah disahkan oleh DPRD Kabupaten Sintang pada Selasa, 30 November 2021, maka tahap selanjutnya adalah diantar ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk dievaluasi oleh Gubernur Kalimantan Barat dan kemudian harus ditetapkan Perda APBD Tahun 2022 pada akhir Desember 2021. (ril/Tin)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar