Subendi : Besaran UMK Sintang Tahun 2022 yang Ditetapkan Gubernur Kalbar

KBRN,Sintang : Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, H.Sutarmidji,SH,Hum menetapkan besaran Upah  Minimum  Kabupaten (UMK) kabupaten Sintang tahun 2022. Berdasarkan keputusan Gubernur Kalbar  pada 29 November 2021, UMK Sintang menjadi Rp 2.611.966.41 naik 0,59 persen.

Keputusan tersebut mulai berlaku 1 Januari 2022. UMK ini upah bulanan terendah yang diterima oleh pekerja yang bekerja 40 jam seminggu atau 7 jam sehari bagi pekerja yang bekerja 6 hari dalam seminggu atau 8 jam sehari bagi pekerja yang bekerja 5 hari dalam seminggu.

"Upah minimum hanya berlaku bagi pekerja/buruh dengan masa kerja kurang dari 1 tahun pada perusahaan yang bersangkutan," bunyi diktum ketiga keputusan Gubernur Kalbar.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Kabupaten Sintang, Drs Subendi, M.Si kenaikan UMK Sintang tahun 2021 sudah sesuai dengan formulasi dari pemerintah pusat dengan mengacu pada Peraturan Pemerintah nomor 6 tahun 2021 tentang pengupahan.

“Besaran upah ditetapkan mengikuti formulasi dari pemerintah pusat dengan mengacu kepada PP 36/2021 tentang Pengupahan,” kata Subendi saat dhubungi RRI, Kamis, (2/12/2021).

Megenai pengawasan pelaksanaan upah, menurut Subendi kewenangannya ada di pegawai pengawas Ketenagakerjaan yang berada di bawah Pemerintah provinsi kalbar.

“Disnaker sendiri tugasnya adalah melakukan sosialisasi tentang besaran UMK tersebut (ke perusahaaan),” katanya.

Apabila ada perusahan yang tidak membayar gaji sesuai dengan UMK yang ditetapkan oleh pemerintah, ada mekanisme yang mengatur. Mulai secara persuasif hingga merekomendasikan kepada pegawai pengawas untuk melakukan tindakan.

“Jika ditemukan pelanggaran oleh perusahaan, maka secara persuasif akan diingatkan bagi pengusaha agar membayarkan upahnya sesuai dengan upah yang telah ditetapkan berikut kekurangan upah plus denda. Jika perusahaan tidak mengindahkan maka akan merekomendasikan kepada pegawai pengawas untuk melakukan tindakan,” tambah Subendi.(Ram)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar