Bantu Korban Banjir, Relawan Indonesia Bangun Dapur Umum

KBRN, Sintang: Banjir luapan Sungai Kapuas-Melawi membuat sejumlah pemukiman warga di sejumlah desa dan kelurahan kecamatan Sintang terendam banjir, sedikitnya 20. 874 KK dari 12 kecamatan di Sintang juga ikut terdampak.

Meski banyak rumah warga terendam banjir,  sebagian besar belum mengungsi. Mereka memilih bertahan di rumah masing-masing dengan membuat panggung di dalam rumah.

Namun saat ini, warga terdampak banjir mulai mengeluhkan kesulitan air bersih dan gas, air besih susah didapat karena terputusnya jalur transportasi darat terutama kendaraan pengangkut galon, selain itu wargapun kesulitan mendapatkan gas.

Sejumlah organisasi yang tergabung dengan relawan Indonesia membangun dapur umum di pengungsian Taman Asoka Sintang. Relawan Indonesia kabupaten Sintang Yogi menyatakan saat ini koordinasi bantuan dilakukan secara terpadu bersama Dinas Sosial, Tagana, BPBD, tim SAR dan Relawan Indonesia.

“ Kami menargetkan 1000 kotak nasi yang akan didistribusikan pada warga terdampak baik melalui jalur air maupun darat, ini disalurkan pada warga yang masih bertahan di rumah, kalau dipengusian sudah disuplay langsung,” ungkap Yogi, rabu (27/10/2021).

Sementara, saat berada di lokasi pengungsian  di Kompleks Masjid Abu Bakar, Jalan Transito, Kelurahan Kapuas Kanan Hulu Kecamatan Sintang, Plh Bupati Sintang Yosepha Hasnah  meninjau  kondisi dapur umum yang mensuplai makanan dan minuman untuk warga yang mengungsi di Kompleks Masjid Abu Bakar.

Menurut Yosepha Hasnah saat ini Pemerintah Kabupaten Sintang sudah dan akan kembali menyalurkan bantuan kepada korban banjir di Kabupaten Sintang. (fik)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00