Meski Diguyur Hujan Nyaris Sepanjang Malam, Hingga Jumat BPBD Sintang Belum Terima Laporan Dari Kecamatan-Kecamatan Yang Rawan Banjir

KBRN, Sintang : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang hingga jum’at (22/10/2021) siang belum ada menerima laporan tentang situasi banjir dari daerah terutama dari kecamatan-ecamatan yang rawan banjir. Saat dihubungi RRI, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sintang, Anton Sugianto mengatakan belum ada laporan yang masuk ke BPBD Sintang pasca hujan lebat yang melanda Kabupaten Sintang mulai Kamis malam hingga jum’at siang.

Sugianto yang baru saja kembali dari Kecamatan Serawai untuk menyalurkan bantuan banjir sebanyak 4 ton beras dan 70 dus mie instan sedangkan di Kecamatan Ambalau disalurkan bantuan sebanyak 4 ton 150 kg beras dan 30 dus mie instan bagi korban banjir di 2 kecamatan tersebut mengatakan dirinya sudah menerima laporan dari Serawai dan Kayan Hulu tentang naiknya permukaan air namun belum sampai ke permukiman warga.

“Kalau untuk saat ini belum ada (laporan banjir), kebetulan saya baru (pulang) dari lokasi rawan banjir di Kecamatan Serawai dan Kecamatan Ambalau, ketika saya berangkat tanggal 19 memang airnya naik, tapi sewaktu saya pulang airnya sudah surut. Ketika kami naik ke Ambalau, informasinya airnya sedang naik, namun ketika kami sampai di sana airnya sudah surut,” terang Sugianto.

“Saya baru saja mendapatkan informasi dari Pak Ngawan, Kasi Trantip (Keamanan dan Ketertiban) Kecamatan Serawai yang menginformasikan Kecamatan Serawai saat ini hujan, tapi airnya sudah surut. Yang juga sudah ada laporan di grup, informasinya Kayan Hulu banjir, hanya saja belum sampai ke rumah penduduk,” tambahnya.

Sugianto mengatakan intinya di Kabupaten Sintang situasi airnya naik namun belum signifikan hingga masuk ke rumah warga. Sugianto tetap menghimbau masyarakat Kabupaten Sintang untuk selalu waspada terhadap potensi banjir, mengingat hujan merata hampir di seluruh wilayah Kabupaten Sintang pada kamis malam hingga jumat siang. Apalagi di Kabupaten tetangga yakni di Kabupaten Melawi, tepatnya di Kecamatan Menukung dan Kecamatan Ella kondisi airnya cukup memprihatinkan, maka dari itu masyarakat di Kabupaten Sintang diminta untuk tetap waspada. (Dby)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00