Resmi Ditutup, TMMD Ke 112 Tetap Akan Lanjutkan Pekerjaan Yang Tertunda Karena Banjir

KBRN, Sintang : TMMD ke 112 yang berlokasi di Dusun Betung Sari, Desa Ampar Bedang Kecamatan Binjai Hulu, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat resmi ditutup, Kamis (14/10/2021). Komandan Kodim Sintang, Letkol Inf. Kukuh Suharwiyono kepada RRI mengatakan meskipun TMMD resmi ditutup namun beberapa pekerjaan yang belum selesai akibat banjir sehingga belum bisa dikerjakan seperti pengerjaan jembatan akan dilanjutkan setelah banjir surut.

TMMD ke 112 ini secara resmi akan ditutup oleh Plh. Bupati Sintang, Dra. Yosepha Hasnah, M.Si Kamis (14/10/2021) siang di Pendopo Bupati Sintang pukul 12.30 wib. Dandim Sintang mengatakan secara umum kegiatan TMMD telah selesai dilaksanakan hanya pengerjaan jembatan saja yang harus menunggu banjir surut.

“Pada TMMD ke 112 ini kita membangun jembatan 12x4 meter, jembatan 4x4 meter, membuka bahu jalan sepanjang 6 km dan gorong-gorong. Selain itu ada juga pekerjaan non fisik, seperti penyuluhan-penyuluhan kepada masyarakat sudah selesai kita laksanakan. Memang ada beberapa sasaran fisik yang belum selesai kita kerjakan karena selama pengerjaan ini ada cuaca ekstrem namun demikian kita akan selesaikan pekerjaan ini sampai tuntas,” ujar Dandim Sintang.

Dandim menjelaskan pembukaan badan jalan beserta jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat setempat karena sebelumnya jika masyarakat hendak mengantar anaknya sekolah harus melalui jalur sungai dan harus menyeberang dua kali setelah itu baru dilanjutkan dengan menggunakan sepeda motor. Dandim melanjutkan biaya untuk penyeberangan saja sudah Rp. 40.000,- sekali menyeberang, artinya memerlukan biaya Rp. 80.000,- untuk sekali perjalanan.

Dandim berharap melalui pembukaan jalan ini masyarakat bisa terbantu, karena jika lewat jalan lama menempuh jarak kurang lebih 11 km, setelah dibukanya jalan dan jembatan ini masyarakat hanya menempuh jarak 6 km dan bisa mengurangi biaya transportasi. (Dby)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00