Vikjen Keuskupan Sintang Pimpin Misa Requiem Almarhum Wakil Bupati Sintang

KBRN, Sintang : Vikaris Jenderal Keuskupan Sintang RD Leonardus Miau memimpin Misa Requiem Almarhum Wakil Bupati Sintang Sudiyanto, SH di Gereja Katolik Maria Ratu Semesta Alam Sungai Durian pada Senin, (20/9/2021). RD Leonardus Miau didampingi 20 orang imam yang ada di Keuskupan Sintang.

Pada misa requiem yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut, hadir Ibu Maria Magdalena, kedua putra almarhum, keluarga besar, suster,  Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah, M. Si, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Yustinus J, Kepala OPD, jajaran Pemkab Sintang, umat Katolik Paroki MRSA Sungai Durian dan umat Katolik Paroki Kristus Raja Katedral Sintang.

Vikaris Jenderal Keuskupan Sintang RD Leonardus Miau dalam kotbahnya menyampaikan bahwa dalam peristiwa ini kita merasakan kesedihan dan duka yang mendalam, akan tetapi kita juga percaya Tuhan memiliki rencana lain.

“Kita harus memahami peristiwa ini bahwa kehidupan pada saatnya akan diambil oleh Tuhan. kita diingatkan kembali akan peranan hidup kita di dunia. Dalam keimanan, kita harus melihat kematian dengan sukacita karena penderitaan telah berakhir dan karena beliau meninggal sebagai Wakil Bupati Sintang,” terang RD Leonardus Miau.

“Almarhum pernah bilang sama saya, bahwa beliau akan mengisi sisa hidup beliau untuk melayani masyarakat dan gereja. Ini sudah dibuktikan sampai akhir hidup beliau, konsisten menjadi pelayan masyarakat dan gereja. Maka kita harus percaya, kematian beliau secara fisik bukan akhir segalanya, melainkan awal kehidupan abadi. Kita boleh bersukacita karena ini, beliau menjadi pelayan yang baik, dan arwah beliau berada di kerajaan surga. Terus kirim doa doa untuk beliau sebagai bentuk keimanan kita. Sebagai manusia, beliau bukan orang yang sempurna, tetapi dengan doa kita, Tuhan akan mengampuni beliau.” tambah RD Leonardus Miau.

Pada misa yang dilangsungkan secara konselebran tersebut, umat memberikan penghormatan terakhir dan mendoakan almarhum Yosep Sudiyanto. Umat yang hadir di dalam area gereja menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak antar umat serta memakai masker. Begitu pula telah disediakan air untuk mencuci tangan dan hand sanitiser untuk umat. Karena banyaknya umat yang hadir untuk memberikan penghormatan dan doa kepada beliau umat bahkan berdiri hingga ke area lapangan gereja. (Dby)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00