Ponpes Tahfidzul Qur'an Terbakar, Wabup Sintang Tinjau Kondisi Terkini

KBRN, SIntang: Wakil Bupati Sintang Sudiyanto, SH meninjau kondisi Gedung Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Nusantara di Desa Dak Jaya Kecamatan Binjai Kabupaten Sintang yang terbakar, Sabtu, (317/ 2021) Petang  

Pondok pesantren yang dibangun pada tahun 2016 tersebut terbakar pada Sabtu, 31 Juli 2021 sekitar pukul 08. 54 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, satu orang santri dilaporkan mengalami luka ringan.

Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Nusantara yang beralamat di Jalan Kuari Dusun Tuah Muanua RT.10 RW. II Desa Dak Jaya Kecamatan Binjai Hulu memiliki sekitar 157 orang santri dengan 9 ustadz yang membimbing.

Kedatangan Wakil Bupati Sintang disambut Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Nusantara. Kepada pimpinan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Nusantara Wabup menyampaikan rasa prihatin atas musibah kebakaran yang menimpa bangunan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Nusantara.

Baca juga :Gedung Ponpes Tahfidzul Quran di Binjai Hulu Sintang Terbakar, Polisi Masih Selidiki Penyebabnya

 “Pak Ustadz, saya atas nama Pemerintah Kabupaten Sintang menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah kebakaran ini. korban jiwa memang tidak ada. Tetapi kerugian material memang cukup besar,” terang Wakil Bupati Sintang

“Pondok Pesantren merupakan tempat generasi penerus bangsa menuntut ilmu, secara khusus ilmu agama. Semoga bangunan ini bisa segera dibangun kembali. Saya lihat buku-buku juga banyak terbakar, dan semoga bukunya bisa segera dibelikan yang baru, bahkan jumlahnya bisa semakin bertambah nanti,” tambah Wakil Bupati Sintang.

Wabup menyatakan pihaknya akan meminta Kepala Dinas Sosial, agar bisa dibantu sembako untuk para santri yang belajar di pondok pesantren ini. Ini sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Sintang atas musibah kebakaran ini.

“Saya berharap, para santri dan para ustadz yang membimbing para santri untuk tetap sabar dan aktivitas belajar tetap bisa dilaksanakan. Saya berpesan, agar segala KTP, KK atau akta yang menyangkut dokumen-dokumen lainnya agar cepat dikoordinasikan dengan dinas teknis agar segera diselesaikan,” ujarnya (fik)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00