Lindungi Peladang, Pemkab Sintang Revisi Perbup Tata Cara Pembukaan Lahan

KBRN, Sintang: Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah mengatakan  masyarakat Kabupaten Sintang yang bekerja sebagai petani memanfaatkan musim kemarau untuk membuka lahan secara tradisional untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka.

“Proses pembukaan lahan tersebut sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020, Peraturan Pemerintahan Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang secara tegas mengakui adanya kearifan lokal untuk masyarakat tradisional untuk membuka lahan maksimal 2 hektar per Kepala Keluarga,” kata Yosepha Hasnah, sabtu (24/7/2021)

 Untuk itu Pemkab Sintang juga sudah menerbitkan Peraturan Daerah tahun 2016 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Sintang. Kemudian ditindaklanjuti dengan Peraturan Bupati Sintang Nomor 18 Tahun 2020 tentang tata cara pembukaan lahan bagi masyarakat di Kabupaten Sintang.

“Kemudian  diubah lagi dengan Peraturan Bupati Sintang Nomor 31 Tahun 2020, pada  April 2021 yang lalu, kami juga sudah melakukan rapat untuk merubah Peraturan Bupati Sintang ini dengan melibatkan unsur masyarakat, pemuka adat, akademisi, dan Lembaga Swadaya Masyarakat untuk merubah beberapa pasal dalam ragka melakukan penyesuaian aturan terbaru,” katanya.

Rancangan Perbup ini akan kami berikan kepada seluruh Forkopimda untuk mendapatkan masukan, saran dan kritik secara tertulis. Waktunya seminggu sebelum finalisasi rancangan perbup ini.

“Rencana kami, minggu kedua Agustus 2021, kami sudah melakukan sosialisasi kepada camat, kapolsek dan danramil se Kabupaten Sintang. Perbup ini tidak baru, hanya ada revisi pada beberapa pasal seperti penambahan pasal mengenai sanksi. Kami mencatat semua masukan Forkopimda. Perbup ini berdasarkan aturan yang lebih tinggi. Tentu Perbup ini tidak bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi,” tandas Yosepha Hasnah.(fik)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00