BMKG Prediksi Sintang Kering Hingga 28 Juli, Supriandi : Waspada Peningkatan Hot spot

KBRN, Sintang: Kabupaten Sintang akan mengalami kekeringan atau  tidak ada hujan sampai 28 Juli 2021, Saat ini kondisi ciuaca panas muali terasa di kabupaten Sintang.

Saat coffe morning siaga Karhutla di rumah jabatan wakil Bupati Sintang, jumat (23/7/2021), Kepala Stasiun Meteorologi  Kelas III Susilo Sintang Supriandi, mengatakan, kabupaten Sintang menempai urutan pertama jumlah hotspot (titik api).

“Kita sudah 2 hari panas, namun sudah rangking pertama di Kalbar jumlah titik api. Dengan kondisi ini, kita harus siaga,” katanya.

Selama 2 hari tidak hujan, titik panas banyak di Ketungau Hulu dan Ketungau Hilir. Biasanya akan tinggi pada Agustus dan September.

Supriandi juga mengatakan pada  agustus 2021 selain Karhutla, bencana bantingsor juga harus waspada karena selama tidak ada hujan, maka ketika saat hujan deras ada potensi longsor.

“Bulan agustus masih ada potensi hujan, tetapi kondisi kering lebih dominan. Prediksi kami, Agustus nanti hujan hanya sekitar 10 hari,” tambahnya.

“Kami dari BMKG mendukung kegiatan Pemkab Sintang dan kami selalu berkoordinasi dalam memberikan informasi mengenai cuaca dan prediksi agar dapat tersampaikan. Informasi cuaca ini  masih banyak masyarakat yang belum mengetahuinya agar pemda dan stakeholder terkait agar dapat membantu mendesiminasikannya. Banjir di daerah kayan juga sebenarnya sudah kami berikan peringatan. Kami sudah memberikan informasi potensi cuaca ekstrim di tangal 13 sampai 15 Juli 2021. Itu sudah kami ingatkan sebelumnya,” jelas Supriandi

BMKG Sintang juga akan membeli  Alat Ukur Kualitas Udara PM2.5. nanti datanya bisa digunakan Dinas Lingkungan Hidup.

“Mudah-mudahan bisa membantu memberikan data kualitas udara di Kabupaten Sintang,” Ujar  Supriandi. (fik)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00