DLH Sintang Dorong Pengolahan Sampah Bernilai Ekonomis  

KBRN ,Sintang : Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  Kabupaten Sintang Edi Harmaini mengatakan sampah sudah menjadi masalah perkotaan. Edi  meminta masyarakat dapat mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos. Hal ini juga bertujuan untuk mengurangi jumlah produksi sampah disintang perhari rata rata mencapai 150 meter kubik.

“Kita minta 16 kelurahan dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Se - Kecamatan Sintang, berperan untuk  menangani sampah dikabupaten sintang”kata Edi Kamis (24/6/2021).

Menurut Edi Harmaini  , mengenai pengolahan sampah organik menjadi kompos, sebagai upaya untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat kelurahan dan sebagai salah satu upaya mengatasi permasalahan sampah di Kecamatan Sintang.

Pemkab Sintang, kata  Edi Harmaini sangat mendukung masyarakat yang berkarya dalam mengatasi persoalan sampah dengan mengubah sampah menjadi sesuatu yang berguna seperti dalam bentuk pupuk kompos.

“Dan kelurahan yang sudah melakukan hal ini diantaranya kelurahan kapuas kanan hulu sintang  ," ungkapnya.

Kedepan, Edi meminta lurah dan LPM yang ada akan berupaya agar masyarakat atau rumah tangga bisa langsung memisahkan sampah plastik dan organik. Nanti ke depan akan ada kerjasama dengan Bruder Pit dalam mengolah sampah menjadi pupuk kompos.

Sementara itu Warga Sintang Yasin juga memanfaatkan kesempatan yang baik untuk mengumpulkan sampah yang masih bernilai ekonomis.

“ Rumah saya kebetulan tidak jauh dari TPA Kilometer 7 sintang, untuk menambah pengahsilan keluarga saya mengumpul barang plastik yang dapat bernilai ekonomi“ kata yasin.

Yasin juga berharap warga dapat melakukan gerakan pemanfaatan sampah yang plastik  yang masih bernilai ekonomis sebagai nilai tambahan penghasilan keluarga . ( Ram).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00