Terserang Hama, Hasil Panen Petani Sintang Berkurang

KBRN, Sintang: Gangguan hama tanaman kebun menyebabkan hasil panen petani kebun di Kabupaten Sintang rata-rata belum dapat maksimal, namun kondisi ini tidak membuat para petani rugi sebab mendapatkan pendampingan dari penyuluh pertanian Kabupaten Sintang dan pihak swasta dalam meminimalisir serangan hama tanaman.

Salah seorang petani Holtikultura di Kota Sintang Andre mengatakan meskipun mendapatkan serangan hama tanaman, lahan seluas satu hektar ditanam Kacang panjang dan Jangung mampu menghasilkan antara dua hingga tiga juta rupiah per bulan, sedangkan melon dan semangka panen dua bulan sekali dengan omset sekitar empat hingga lima juta rupiah.

“Untuk sementara saya tanam beberapa jenis tanaman, hama tanaman ini berbagai jenis namun masih mampu dikendalikan,” kata Andre, Senin (14/6/2021).  

Sementara itu CV. Bumi Hijau Daun Sintang juga ambil andil dalam membantu para petani mencegah dan mengatasi serangan hama tanaman.

General manager CV. Bumi Hijau Daun Sintang Hendri Kiswanto mengatakan saat ini pihaknya lebih maksimal dalam upaya pengendalian hama melalui produck unggulan, hampir seluruh wilayah binaannya menemukan serangan hama tanaman yang biasa muncul ketika pergantian musim.

“Serangan hama ini justru hampir menyeluruh di semua wilayah binaan, virus dan bakteri tanaman yang dipengaruhi factor cuaca, disini kita upayakan melakukan langkah pencegahan dan pengendalian,”ungkap Hendri Kiswanto, Senin (14/6/2021).  

Dikatakan Hendri pendampingan dilakukan mulai dari penanaman, pemupukan hingga panen, beberapa Desa Binaan CV. Bumi Hijau Daun diantaranya di Kecamatan Sepauk yaitu Desa Buluh Kuning, Desa Sinar Pekayau, beberapa Desa di Kecamatan Ketungau Tengah, Ketungau Hilir, Kecamatan Sungai Tebelian dan Desa Merpak Kecamatan Kelam Permai. (Tin)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00