Kasus Baru Masih Terus Bermunculan, Satgas Penanganan Covid-19 Gencar Lakukan Razia

KBRN, Sintang : Kasus konfirmasi covid-19 di Kabupaten Sintang masih belum usai. Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang masih mencatat terjadinya temuan kasus pasien terpapar covid-19. Melalui rilis yang dibagikan Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang melalui akun instagram resminya menyebutkan, hingga minggu (13/6/2021) total konfirmasi kasus covid-19 di Kabupaten Sintang mencapai 2334 orang, 2151 diantara sembuh, 121 orang meninggal dunia dan sisanya dalam perawatan.

Dengan situasi yang seperti ini, tim satgas penanganan covid-19 Kabupaten Sintang terus menggalakkan operasi yustisi, merazia para pengendara yang tidak menggunakan masker, baik pengendara sepeda motor maupun mobil yang melintas di jalan-jalan protokol Kabupaten Sintang. Tidak hanya operasi yustisi yang mulai gencar dilakukan, kegiatan merazia tempat-tempat berkumpulnya warga masih terus dilakukan.

Kepada RRI Sintang, Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sintang, Mawardi mengatakan kegiatan mendatangi tempat-tempat keramaian warga untuk mengingatkan warga agar taat protokol kesehatan yang selama ini dilakukan masih terus dilakukan hingga saat ini.

Mawardi mengaku dirinya tidak bosan-bosannya meminta kepada warga Sintang untuk tidak lengah menerapkan prokol kesehatan, tetap menggunakan masker saat berada di luar rumah apalagi di tempat-tempat umum, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Kegiatan ini sudah lama dari tahun lalu dan tetap akan berlanjut. Untuk yang sifatnya himbauan tetap dilaksanakan bergabung dengan TNI dan Polri jam 9 pagi dan jam 9 malam. Bagi yang melanggar protokol kesehatan akan diberikan sanksi sosial,” terang Mawardi.

Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang dalam banyak kesempatan memang kerap mengingatkan masyarakat untuk mematuhi 5M, menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan mengingat belum ada tanda-tanda pandemi covid-19 ini akan berakhir maka pemerintah meminta masyakat untuk selalu taat pada protokol kesehatan. (Dby)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00