Perpustakaan Daerah Sintang Lakukan Survei Minat Baca

KBRN, Sintang: Hasil survei Dinas Perpustakaan Daerah dan Kearsipan Kabupaten Sintang awal tahun ini untuk tingkat kegemaran membaca pada tahun 2020 menunjukan bahwa nilai kegemaran membaca masyarakat Kabupaten Sintang masih tergolong rendah hingga sedang, pada posisi nilai empat puluh tiga koma nol delapan, sementara Nasional dengan budaya membaca diangka lima puluh lima.

Kepala Dinas Perpustakaan Daerah dan Kearsipan Kabupaten Sintang Iwan Setiadi mengatakan dengan membaca banyak hal yang dapat kita peroleh terutama peningkatan literasi masyarakat, enam aspek yang akan dikuasai yaitu literasi baca tulis, berhitung, literasi finansial, literasi ilmu pengetahuan, literasi budaya dan kewarganegaraan serta literasi digital.

Diakui Iwan ditengah pandemi covid -19 memang dihadapkan masalah yang cukup besar dalam meningkatkan minat baca, pada 2019 peningkatan minat baca masyarakat Kabupaten Sintang mencapai seratus persen, dari enam ribuan kunjungan menjadi sebelas ribu kunjungan, namun pada 2020 tidak dapat melaksanakan kegiatan secara tatap muka ternyata berpengaruh juga terhadap minat baca.

“upaya meningkatkan minat baca masyarakat ditengah pandemi covid -19 kami bermitra bersama beberapa instansi dan panti asuhan di Kabupaten Sintang,” ungkap Iwan Setiadi, Senin (17/5/2021).

Sementara itu Perpusatakaan Desa juga berupaya meningkatkan kegiatan gemar membaca dengan memfasilitasi sejumlah literasi dan menyediakan perangkat computer guna mempermudah akses para pelajar dan masyarakat untuk belajar.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Jerora satu Sintang Suparna mengatakan selama pandemi covid-19 pihaknya setiap hari menerima kunjungan para pelajar yang mengisi waktu luang membaca literasi di perpustakaan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

“Alhamdulillah selama pandemic perpustakaan Desa Jerora satu Sintang ini dimanfaatkan pelajar, mahasiswa dan masyarakat dengan baik tentunya menjalankan protokol kesehatan ketat saat berkunjung ke Perpustakaan,” kata Suparna.

Dikatakan Suparna pihaknya memberikan layanan baca ditempat dengan wajib menjalankan protokol kesehatan dan layanan pinjam untuk dibaca di rumah, sedangkan perangkat computer yang tersedia di Perpustakaan Desa Jerora satu sering digunakan pelajar dan mahasiswa untuk belajar dan kuliah daring. (Tin)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00