78 Rumah Warga dan 2 Fasilitas Umum di Badau Perbatasan RI-MLY Terendam Banjir dengan Kedalaman 1 Meter

KBRN, Kapuas Hulu : Sebanyak 78 rumah warga dan 2 fasilitas umum di kecamatan Badau Perbatasan Indonesia-Malaysia Kabupaten Kapuas Hulu terendam banjir dengan kedalaman sekitar 1 meter akibat tingginya intensitas curah hujan di wilayah setempat.

Pelaksana Tugas Camat Badau Edy Suharta menjelaskan  banjir dengan kedalaman sekitar 1 meter  terjadi sejak Kamis, (13/5/2021) bertepatan dengan hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah yang menyebabkan umat muslim diwilayah setempat tidak bisa melaksanakan sholat Ied. 

"Beberapa rumah yang terdampak banjir diantaranya 69 rumah warga di desa Badau,  6 rumah warga di desa Janting,  3 rumah warga di desa Sebindang dan 2 fasilitas umum di desa Janting," katanya, Sabtu (15/5/2021).

Menurutnya beberapa desa di kecamatan Badau memang rawan tergenang banjir apabali terjadi tingginya intesitas curah hujan diwilayah setempat, hal tersebut disebabkan banyaknya rumah warga yang berada tepat di pinggiran sungai,  kondisi sungai dangkal sehingga cepat meluap dan banyaknya sampah yang hanyut menumpuk sehingga aliran arus air terhambat. 

"Saya mengajak masyarakat untuk bersama-sama tidak membuang sampah sembarangan khususnya ke sungai karena jika ini terus terjadi maka Badau aksn sering tergenang banjir. Kedepannya kami akan mengusulkan normalisasi Sungai di Badau melalui Musrenbang," ujarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00