Jelang Lebaran, Sejumlah Pusat Perbelanjaan di Sintang Dipadatii Pengunjung

KBRN, Sintang: Sejumlah tempat perbelanjaan di Kota Sintang Kalimantan Barat dalam beberapa hari terakhir ramai pengunjung baik berbelanja untuk kebutuhan sehari-hari maupun kebutuhan persiapan menyambut Idul Fitri.

Pengunjung salah satu pusat perbelanjaan di Kompleks Tugu Beji Sintang Febri 23 tahun mengatakan tidak takut berkunjung ke tempat perbelanjan yang ramai selama ia menggunakan masker dan mengatur jarak dengan pengunjung lain.

"Saya tidak takut mengunjungi pusat perbelanjaan selama bisa menjaga protokol kesehatan, ne mau beli baju aja," kata Febri Jum'at (7/5/2021)

Sementara itu Salah seorang Pramuniaga atau pelayan toko Ade Yola Nadila 20 tahun mengakui dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan jumlah pengunjung hingga tiga kali lipat, pada hari biasanya hanya puluhan orang, Dikatakan Nadila pusat perbelanjaan ini menghimbau protokol kesehatan kepada pengunjung menggunakan pengeras suara dilakukan setiap jam, setiap hari mendapatkan kunjungan aparat kepolisian ikut serta mengingatkan pengunjung pentingnya menjalankan protokol kesehatan dengan benar.

“Ramai se...beberapa hari terakhir terjadi lonjakan jumlah pengunjung,terlebih hari sabtu dan minggu, disini polisi juga ikut ngontrol penerapan protokol kesehatan pengunjung,” Ungkap Ade Yola Nadila.

Menanggapi hal tersebut Wakil Bupati Sintang Sudiyanto mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan, pusat perbelanjaan wajib menyiapkan sarana cuci tangan, menempatkan petugas untuk memantau penerapan protokol kesehatan pengunjung.

"Saya harap masyarakat dengan penuh kesadaran tetap menjalankan protokol kesehatan, bersama-sama kita memutus mata rantai penyebaran virus corona," Ujar Sudiyanto.

Menjelang Idul Fitri lanjut Sudiyanto sangat penting pemahaman masyarakat dalam mencegah penyebaran virus corona, jangan sampai pusat perbelanjaan menjadi klaster baru temuan kasus terkonfirmasi covid-19 karena lalai mematuhi anjuran protokol kesehatan. (Tin)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00