Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Melawi Batasi Aktivitas Masyarakat

KBRN, Melawi : Pemerintah Kabupaten Melawi melalui Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dengan tegas dan mengawasi secara ketat setiap aktivitas masyarakat setempat agar tidak ditemukan adanya kerumunan massa.

Sekretaris Daerah Kabupaten Melawi Paulus mengatakan sejak April 2021 angka kasus positif covid-19 diwilayahnya sedang mengalami peningkatan, terkait hal tersebut segala kegiatan yang bersifat mengumpulkan orang banyak dilarang dilaksanakan. Terkait pembatasan kegiatan usaha masyarakat, pihaknya masih memberikan ruang untuk pelaku usaha beroperasi hingga pukul 22.00 WIB (10 malam).  

“Kasus positif covid-19 di Melawi mengalami peningkatan hingga tiga kali lipat dibandingkan biasanya, oleh sebab itu kami sangat mengawasi ketat aktivitas masyarakat termasuk jam operasional pelaku usaha seperti cafe, warung kopi dan rumah makan. Masih kami izinkan buka hingga pukul 22.00 WIB tentunya pengunjung yang datang juga harus patuh protokol kesehatan,” katanya Jum’at, (7/5/2021).

Paulus menambahkan sebagai upaya mengantisipasi lonjakan kasus, satuan tugas percepatan penanganan covid-19 lebih gencar melakukan razia diberbagai tempat guna menghimbau terkait protokol kesehatan. Pihaknya juga melakukan pemeriksaan swab antigen kepada pengunjung warung kopi, cafe serta terminal dan masih saja ditemukan masyarakat yang dinyatakan positif covid-19.

“Satgas covid-19 lebih gencar melakukan razia prokes dan pemeriksaan swab kepada masyarakat dan lagi-lagi selalu kami temukan ada yang positif, oleh sebab itu kami menghimbau kepada masyarakat Melawi untuk lebih membatasi kegiatan diluar rumah,” jelas Paulus.  

Menurutnya, jelang idul fitri 1442 H masyarakat yang hendak masuk ke Kabupaten Melawi harus benar-benar dinyatakan negatif covid-19, oleh sebab itu sesuai aturan pemerintah satgas covid-19 diwilayahnya juga mendirikan posko penyekatan jelang lebaran di perbatasan Melawi – Sintang yang berada di Desa Batu Nanta Kecamatan Belimbing. (Rah)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00