Covid Meningkat, Gereja Katholik Tutup Sementara Katedral dan Beberapa Stasi

KBRN, Sintang : Gereja Katholik Paroki Ketedral Sintang menghentikan sementara aktifitas di rumah ibadah tertanggal (23/4/2021) terkait kembali merebaknya kasus covid-19 di Sintang sekaligus juga memperhatikan kebijakan Gubernur Kalimantan Barat yang menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro dimana Kabupaten Sintang masuk di dalamnya.

Ketika dihubungi RRI, Pastor Kepala Paroki Katedral Kristus Raja Sintang, RD. Florinsianus Abong mengatakan kegiatan misa di Gereja secara langsung ditiadakan hingga tanggal 6 Mei 2021 hal ini juga berlaku untuk stasi Jerora 1 dan Jerora 2. Umat, menurutnya dapat beribadah dari rumah melalui misa live streaming pukul 08.30 WIB di tanggal 25 April dan 2 Mei 2021.

“Pertimbangannya karena ada harapan dari Gubernur Kalimantan Barat tentang PPKM mikro karena Sintang menurut keterangan masuk zona merah jadi kita ikuti dan gereja juga harus menutup kegiatannya di gereja. Dan juga melihat situasi di lapangan di wilayah gereja katedral. Kita pakai live streaming 2 minggu ini, besok tanggal 25 dan 2 mei,” kata Pastor Abong.

Keputusan menutup gereja untuk sementara ini menurut Pastor Abong juga setelah menerima masukan dan saran dari ketua Dewan Pastoral Paroki Gereja Kristus Raja Katedral Sintang, beberapa umat dan tim gugus tugas penanganan covid-19 paroki.

Gereja akan dibuka kembali pada Sabtu (8/5/2021). Misa perkawinan tetap bisa dilaksanakan dihadiri umat yang sangat terbatas dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti yang selama ini telah dilakukan serta menunda pesta pernikahan. (Dby)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00