Mengangkat Marwah Melayu, Organisasi Perempuan Melayu Ingin Budaya dan Tradisi Melayu Tetap Terjaga

Tak Kan Melayu Hilang di Bumi sebuah selogan yang dipegang teguh oleh para perempuan yang tergabung dalam Organisasi Perempuan Melayu Kabupaten Sintang. Mengangkat Marwah Melayu dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan budaya dan tradisi Melayu termasuk Program kerja yang tercantum dalam visi Organisasi Perempuan Melayu Kabupaten Sintang. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Perempuan Melayu Kabupaten Sintang Utin Rosmiaty, S.Sos yang datang Bersama Sekretaris Perempuan Melayu Kabupaten Sintang Dayang Asmara Dewi, S.Sos. M.A.P dalam Dialog Pengerus Utamaan Gender RRI Sintang. Senin, 8 Agustus 2022

Saat ditanya tentang kepedulian generasi penerus Melayu khususnya Perempuan Melayu terhadap pelestarian budaya dan tradisi Melayu Dayang Mengatakan generasi muda perempuan Melayu di Kabupaten Sintang ini sangat peduli akan kegiatan-kegiatan tari dan belajar masak masakan khas Melayu, dengan melihat animo perempuan muda Melayu yang ikut serta dalam kegiatan Latihan serta tampil saat organisasi Melayu menampilkan tari zapin Melayu saat memperingati Hari Jadi Kota Sintang tahun lalu. Bahkan bukan hanya generasi muda Melayu saja, para pemuda dari etnis lain seperti Dayak pun ikut dalam kegiatan tari zapin Melayu tersebut.

“Kalau untuk kepedulian itu, sangat peduli. Mereka juga respon misalnya seperti pernah dulu kita waktu merayakan hari jadi kota Sintang kita ada Latihan menari sampai berapa ratus penari menampilkan tarian Melayu. Jadi kita Latihan, itukan perlu waktu sangat banyak ya, sesering mungkin Latihan kemudian mereka sangat respon, dari anak-anak muda sampai yang tua juga ikut. Jadi kita bisa menampilkan 200 lebih penari pada waktu itu. Bahkan yang dari non Melayu juga pernah ikut karena mereka itu suka dan kita juga tidak menutupi orang harus Melayu gitu kita tidak menutupi demikian karena setiap Warga Negara Indonesia itu bisa saja mengenal Budaya dan Tradisi Melayu tadi.” Jelasnya

Dalam Kesempatan yang sama Wakil Ketua Perempuan Melayu Kabupaten Sintang Utin juga mengatakan bahwa Organisasi Perempuan Melayu juga Punya sanggar untuk membina perempuan-perempuan muda Melayu untuk bisa Menari tarian Melayu dan masak masakan khas Melayu yang nantinya siap ditampilkan saat dibutuhkan

“Perempuan Melayu Juga Punya Sanggar. Jadi ada anak-anak yang Latihan di Sanggar Perempuan Melayu Kebetulan Tempat Latihan ini di rumah Ibu Ketuanya Hj Radini” katanya

Agar Melayu tak hilang ditelan waktu Dayang berpesan agar semua perempuan Melayu dimana saja berada untuk peduli dengan budaya dan tradisi Melayu. RMD

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar