DPU Mulai Lakukan Kajian Lapangan di Rumah Korban

KBRN, Bangli : Penanganan pasca bencana terus dilakukan  oleh Badan Penanggulanagan Bencana Daerah (BPBD) dan intansi terkait di Kabupaten Bangli. Salah satunya, adalah penangan rumah korban yang berlokasi di Banjar Cemara Landung, Desa Terunyan, Kintamani.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli, I Ketut Agus Sutapa saat dikonfirmasi,  Kamis (21/10/2021) mengatakan secara umum penanganan pascabencana yang dilaukan tim gabungan sejak beberapa hari ini telah berjalan baik.  Yang mana, material yang sebelumnya menutup jalan penghubung Desa Buahan dengan Desa Terunyan telah berhasil dibersihkan.

“Meski telah bersih akses jalan masih ditutup, arena kerap terjadi longsor susulan di wilayah Desa Buahan dengan Desa Abang Batudinding,” jelasnya.

Sementara terkait dengan penanganan di rumah korban, kata dia, pihak Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bangli masih melakukan kajian kebutuhan lapangan.  Jadi kebutuhan apa yang diperlukan untuk penanganan di rumah korban sampai saat ini masih diperhitungkan oleh Dinas PU.

“Kebutuhan apa serta penanganan seperti apa di rumah korban masih dilakuakn asesmen. Jadi biar semuanya singkron,”ujar pria asal Kelurahan Kubu itu.

Sementara saat disinggung kerugian akibat gempa bumi yang berkuatan 4,8 SR yang mengguncang Bangli dan Karangasem, jelasnya, sesuai hasil pendataan di lapangan  estimasi kerugian jumlah naik dari hasilsebelumnya. Yang sebelunya estimasi biaya mencapai Rp 5 miliar kini naik menjadi Rp 7 miliar lebih.

“Kita masih terus mengabdit data kerugian dan korban bencana gempa tersebut,” jelasnya.

Untuk distribusi bantuan, kata dia,  juga telah terus dilakukan, yang mana, bantuan untuk warga terdampak terus berdatangan dari masyarakat, pihak terkait yang peduli terhadap bencana yang menimpa masyarakat di sejumlah desa di Bangli.

“Bantuan telah didistribusikan ke masyarakat oleh tim dan para relawan,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00