Penyalahgunaan Narkoba Dominasi Kasus Selama Tahun 2020 di Buleleng

Wakapolres Buleleng, Kompol Loduwyk Tapilaha saat konferensi pers akhir tahun, Rabu (30/12/2020)

KBRN, Singaraja : Cukup tinggi kesadaran masyarakat Buleleng untuk menjaga keamanan diri sendiri, keluarga dan lingkungan memicu menurunnya angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Buleleng. Walau dilihat dari rasio anggota Polisi 1 berbanding 700 orang merupakan perbandingan yang tidak ideal.

Hal itu dikatakan Waka Polres Buleleng, Kompol Loduwyk Tapilaha dihadapan awak media, Rabu (30/12/2020) sore di Mapolres Buleleng.

Menurunnya angka kriminalitas juga dipicu adanya kesadaran masyarakat untuk memfungsikan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) disetiap lingkungan. Ini membuktikan bentuk kepedulian masyarakat untuk ikut menekan angka kejahatan.

Waka Polres Loduwyk menambahkan, dari kasus yang ditangani Polres Buleleng selama tahun 2020 mencapai 249, ternyata kasus penyalahgunaan narkoba menduduki rating teratas menyusul kasus curat (pencurian dengan pemberatan) yang penanganannya telah dituntaskan.

Kompol Loduwyk yakin dengan adanya penurunan angka kriminalitas dan juga keikutsertaan masyarakat menjaga keamanan nantinya akan memberi efek jera bagi brohmocorah agar tidak lagi berani melakukan hal-hal yang melawan hukum.

Sementara itu Kasat Reskrim AKP Vicky juga memberikan laporan bahwa pihaknya saat ini masih memberikan perhatian khusus terhadap kasus korupsi di LPD Kalianget yang telah dilaporkan oleh masyarakat. Saat ini timnya telah menahan pelaku yang nota bene sebagai Kepala LPD setempat, Demer.

Sedangkan Kapolsek Busungbiu AKP Gede Budiarta juga memaparkan saat ini telah mengamankan pelaku pencurian atas nama Kadek As. Pelaku melakukan kejahatan disangkakan melanggar pasal 362 dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00