Nekat Curi Motor Saat Kunjungi Mantan Istri, Sanjaya Diamankan Polisi

KBRN, Bangli : Lantaran nekat melakukan aksi pencurian kendaran bermotor di Desa Katung, Kintamani, Kamis (26/8/2021) silam, Made Putra Sanjaya alias Jacky (27) kini harus mendekam di balik jeruji besi Polres Bangli. Tersangka melakukan aksi pencurian bersama temannnya Made Arya Wijaya (26) yang saat ini sudah mendekam di tahanan Polsek Denpasar Selatan dengan kasus serupa.

Kasatreskrim Polres Bangli, AKP Androyuan Elim didampingi Kasi Humas Iptu I Wayan Sarta dan Kanit Buser, dalam keterangan pers, Kamis (20/1/2022) mengungkapkan, tersangka diamankan di rumahnya di Jalan Pulau Batanta, Denpasar Barat, Selasa (18/1/2022) lalu.

“Untuk tersangka Arya saat ini diamankan di Polsek Denpasar Selatan karena terlibat kasus serupa di wilayah hukum di sana. Sedangkan tersangka Putra Sanjaya kami amankan di Polres Bangli,” ungkapnya.

Dikatakan, kronologis kejadian berawal saat tersangka Putra Sanjaya bersama rekannya Arya Wijaya berniat ke rumah mantan istrinya di Batur untuk mengambil surat-surat berupa akta dan lainnya. Sekembalinya dari rumah mantan istri, mereka melihat ada sepeda motor merek Honda Scoopy DK 3261 ET milik I Wayan Santoso (26), Warga Desa Katung, Kintamani, terparkir dengan kunci nyantol di pinggir jalan depan Kantor Desa Katung.

“Melihat ada kesempatan, tersangka Arya langsung meminta Putra Sanjaya berhenti dengan jarak lima meter. Lalu Arya turun dan membawa kabur motor tersebut ke Denpasar,” terang Kasatserse.

Setelah berhasil membawa kabur, kendaraan hasil curian tersebut disimpan di sebuah gudang kosong yang ada di dekat rumah mereka di Jalan Pulau Batanta Gang VI No.12, Banjar Sebelanga, Desa Dauh Puri Kauh, Denpasar Barat. Motor tersebut disimpan selama tiga hari kemudian diganti nomer kendaraanya untuk mengelabui petugas.

“Dari kejadian itu kita langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menemuka cirri-ciri kendaraan yang dipakai oleh tersangaka. Terungkapnya mereka, lantaran Arya kembali melakukan aksi pencurian motor di wilayah Denpasar Selatan. Namun kali ini dia berulah sendiri, sehingga yang diamankan di Polsek Densel hanya Arya. Tersangka Putra disangkakan Pasal 363 KUHP ayat 1. Kami masih melakukan pengembangan, apakah kemungkinan adanya TKP lain di wilayah Hukum Polres Bangli. Namun dari pengakuan tersangka baru pertama kali melakukan,” imbuhnya.

Sementara saat ditanya awak media, tersangka Putra Sanjaya mengaku tak merasa ikut melakukan pencurian motor tersebut. Duda satu anak usia 4 tahun itu berdalih jika yang mengambil motor serta membawa kabur ke Denpasar adalah rekan sekaligus saudaranya tersebut (tersangka Arya Wijaya-red).

“Saya tidak ada merasa ikut mengambil motor itu. Semua dilakukan oleh bli (Kak) Arya. Saya ke Batur hanya untuk ambil surat-surat ke rumah mantan istri. Tidak ada niatan melakukan pencurian seperti yang dituduhkan itu,” dalih pria yang mengaku kesehariannya sebagai buruh bangunan ini.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar