Kasus Warung Pojok Pengulon, Istri Dipukul Lantaran Kesal

KBRN, Singaraja : Kasus penganiayaan yang mengakibatkan matinya orang dengan lokasi peristiwa di sebuah warung di Dusun Tegallantang Desa Pengulon Kecamatan Gerokgak terus dikembangkan polisi, bahkan terungkap perbuatan yang dilakukan sang suami lantaran kesal dengan sang istri sehingga memukul korban berulang kali dan akhirnya kehilangan nyawa.

Dalam pengakuannya, pelaku Su In yang tidak lain adalah suami korban mengatakan, perbuatan yang dilakukannya tersebut berawal terjadi pertengkaran mulut, dimana korban tidak mendukung dan membela pelaku, malahan membela Nyoman Adi Wirawan yang kemuydian menjadi saksi, bahkan pelaku sebelumnya menampar korban sebanyak 1 kali dibagian samping muka.

“Kesal karena disaat waktu itu nyalahin-nyalahin saya terus belain orang lain, karena saya cekcok mulut sama teman waktu minum masalah musik dan minuman, bebepakali saya pukul dan diluar satu kali,” ujarnya.

Diduga korban kehilangan nyawa saat pelaku kembali melakukan pemukulan di dalam kamar di warung pojok tersebut, yang diawali saat pelaku mengungkit masalah pembelaan korban terhadap orang yang diajak minum hingga kemudian terjadi percekcokan dan akhirnya terjadi pemukulan yang dilakukan pelaku terhadap korban.

Sementara untuk memastikan sebab-sebab kematian korban akibat penganiayaan tersebut masih dilakukan autopsi di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buleleng dan polisi sendiri masih belum mendapatkan hasil autopsi tersebut.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Su In selanjutnya diamankan ke Mapolres Buleleng dan dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan matinya orang lain dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar