Nekat Lakukan Aksi Curanmor, Dua Pemuda Dibekuk Polisi

KBRN, Bangli : Satuan Reserse Kriminal Polsek Kintamani  berhasil membekuk dua pemuda tersangka pencurian kendaraan bermotor  lintas kabupaten. Masing-masing Kadek Agus Yudi Pranata (18) asal Desa Batur Selatan, Kintamani, Bangli dan Kadek Resa Aditya (18) asal Buleleng. Dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan empat unit kendaraan hasil curian.

Berteman sejak di bangku SMP menjadikan Agus dan Aditya berteman sangat dekat dan kompak. Hanya saja, kekompakan pertemanan mereka bukannya digunakan untuk hal positif dan berguna. Malahan kedua pemuda yang kini sama-sama kos di Denpasar itu justru kompak dalam melakukan aksi kejahatan. Agus dan Aditya diduga berkomplot melakukan tindak pidana curanmor dan pencurian lainnya. Bahkan aksinya sudah dilakukan beberapa kali di lokasi yang berbeda di Kintamani.

Petualangan kedua pemuda jebolan sebuah SMA ini berakhir di tangan anggota tim Opsnal Polsek Kintamani bersama Satreskrim Polres Bangli. Aksi mereka terendus setelah melakukan transaksi penjualan motor hasil curian di wilayah Kuta, Badung.

Kapolsek Kintamani, AKP Benyamin Nikijuluw menyebutkan, pengungkapan kasus curanmor tersebut berawal adanya laporan kasus pencurian sepeda motor jenis Honda Scoopy di wilayah Banjar Pludu, Desa Bayung Gede, Kintamani.

Mendapat laporan selanjutnya tim opsnal yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Kintamani Iptu I Nyoman Somaada melakukan serangkian penyelidikan.

"Hasilnya, anggota mendapat informasi yang menyebutkan bahwa ada seseorang yang akan menjual satu unit sepeda motor dengan ciri-ciri yang sama dengan sepeda motor yang dilaporkan hilang di Banjar Pludu, Desa Bayung Gede, Kintamani," beber perwira yang kerap disapa Beny ini, Senin (25/10/2021).

Polisi akhirnya melakukan penyelidikan hingga ke wilayah Kuta, Badung. Selang beberapa hari petugas kembali mendapat informasi, dimana mereka hendak menjual unit motor hasil curian dan terduga pelaku pun diamankan saat melintas di seputaran lapangan Puputan Badung.

Dalam keterangannya, pelaku Agus mengaku bahwa sepeda motor yang dijual tersebut merupakan hasil curian yang dilakukannya bersama Aditya.

"Dari pengakuan, aksi pencurian dilakukan pada hari Selasa (15/10/2021) sekira pukul 24.30 Wita di salah satu garase mobil di Banjar Pludu Desa Bayung Gede, Kecamatan Kintamani. Pelaku rencananya menjual sepeda motor hasil curian via marketplace facebook," ungkapnya.

Dari pengembangan, komplotan duo pemuda pengangguran ini rupanya tak hanya sekali berulah. Mereka juga melakukan aksi pencurian 3 unit sepeda motor di lokasi yang berbeda. Rinciannya 1 unit sepeda motor jenis Scoopy di parkiran Tunon, Desa Batur, Kintamani dan 1 unit sepeda motor Yamaha RX King di wilayah Payangan, Gianyar serta 1 unit motor Honda Beat di garase mobil di Banjar Pludu, Desa Bayung Gede, Kintamani.

Disamping itu pelaku juga melakukan pencurian di sebuah toko di Batur, Kintamani dengan menggasak sejumlah rokok dan tabung gas beberapa waktu lalu.

Saat diinterogasi, tersangka mengaku nekat melakukan aksi pencurian karena untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari lantaran belum memiliki pekerjaan. Selain itu, sebagian hasil curiannya untuk foya-foya dan minum bersama teman-temannya yang lain.

"Kita kos di Denpasar. Sebagian uangnya kita pakai bayar kos juga," ungkap Agus.

Atas perbuatannya ini, kedua tersangka dijerat dengan pasal KUHP tentang pencurian dengan ancaman 5 tahun penjara.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00