Jelang Pilkel Serentak, Polres Buleleng Petakan Kerawanan

KBRN, Singaraja : Untuk pola pengamanan yang diterapkan Polres Buleleng saat Pilkel serentak tidak jauh berbeda dengan pola pengamanan saat pesta demokrasi yang selama ini telah berlangsung di Kabupaten Buleleng, sehingga seluruh kekuatan secara optimal di Jajaran Polres Buleleng dan ditambah kekuatan pasukan Brimob Polda Bali dikerahkan secara serentak di berbagai titik yang dianggap rawan.

Kabag Ops Polres Buleleng, Kompol Gusti Alit Putra, Jumat (22/10/2021) siang mengatakan, setiap TPS saat Pilkel berlangsung akan dijaga 1 anggota personel. Selain itu, akan ada Perwira Pengendali di setiap Polsek untuk mengawal keseluruhan, bahkan Polres Buleleng telah memetakan desa menggelar Pilkel dianggap rawan, meski demikian hasil pengamatan, tingkat kerawanan desa itu tidak terlalu menonjol.

"Dengan kekuatan Brimob kita bagi tiga. Dalmas stand by di Polres. Dimana ada kerawanan, kami akan arahkan kesana. Sebelum tanggal 25, kami juga melaksanakan patroli Show of Force ke lokasi yang dianggap ada titik rawan. Kalau titik rawan tidak begitu. Dari catatan, memang ada beberapa desa, tapi tidak menonjol. Kami utamakan wilayah dianggap rawan,"

Meski dari identifikasi telah dilakukan untuk memastikan kerawanan wilayah, Kabag Ops Kompol Alit Putra mengimbau, agar masyarakat yang desanya mengikuti Pilkel serentak tahun ini tetap mengikuti aturan yang berlaku, sehingga pelaksanaan Pilkel di 40 desa yang ada di Buleleng dapat berjalan dengan aman dan lancer, bahkan Polres Buleleng juga sudah bersurat ke Dandim Buleleng untuk melibatkan Babinsa dalam pengamanan Pilkel nantinya secara bersinergi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00