Kepolisian Lakukan Patroli Khusus ke Rumah Warga yang Menjalani Isoter

Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan

KBRN, Bangli : Guna mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan, personil Polres Bangli melakukan patroli khusus dan pengecekan berkala  ke rumah warga yang ditinggal penghuninya untuk menjalani isolasi terpusat. Sementara sejak mulai penerapan wajib isolasi terpusat di Kabupaten Bangli, Sabtu (24/7/2021) lalu sempat terjadi argumen penolakan dari warga.

Saat dikonfirmasi melalui sambuang telepon, Selasa (27/7/2021) Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan mengungkapkan, sejak mulai diterapkannya isolasi terpusat (isoter) bagi OTG di Kabupaten Bangli, sejumlah warga sempat melakukan argument penolakan penolakan menjalani isoter dengan petugas yang melakukan penjemputan.

“Kalau penolakan secara ekstrim tidak ada. Namanya masyarakaat kan perlu diedukasi, menurut mereka isolasi mandiri kan lebih mudah karena masih bisa melakukan aktivitas di rumah. Selain itu tanggal surat yang dipermasalahkan, misalnya dia positif tanggal 23 dan baru dirilis tanggal 24, sehingga warga menolak menjalani isoter namun setelah kita berikan pengertian akhirnya mereka menjalani isoter,” ungkap Kapolres.

Sementara saat ditanya terkait pengamanan rumah warga yang kosong lantaran ditinggal menjalani isoter Kapolres Bangli menjelaskan, pengamanan dilakukan dengan patroli khusus dan pengecekan rumah secara berkala oleh aparat personil Polres maupun Polsek jajaran .

“Untuk pengawasan rumah yang kosong yang ditinggal isolasi  kita lakukan pengawasan  dengan melakukan patrol khusus, baik dari anggota patroli polres , babinkamtibmas dan babinsa. Selain itu tim satgas desa juga melakukan pengawasan semacam ronda untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Kapolres berharap kepada warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 namun tidak bergejala agar mentaati aturan yang berlaku terkait pemberlakukan isolasi terpadu yang sudah menjadi kesepakatan pemerintah pusat maupun daerah.

“Saya berharap warga bisa mentaati aturan untuk melakukan isoter, ya kalau mereka menolak terpaksa kami lakukan dengan upaya paksa,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00