Polres Buleleng Dalami Peredaran Video Asusila di Media Sosial

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya sampaikan pengaduan masyarakat berkaitan dengan video asusila tersebut masih dilakukan pendalaman

Kejaksaan Buleleng Tetapkan Empat Tersangka Dugaan Kasus Korupsi

KBRN, Singaraja: Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Buleleng sedang melakukan pendalaman berkaitan dengan peredaran sebuah video asusila di sejumlah media sosial, belum diketahui secara pasti pelaku peredaran video tersebut, hanya saja korban telah mengadukan ke Mapolres Buleleng.

Video adegan seorang perempuan muda layak sensor yang beredar viral pada sejumlah media sosial tersebut telah diadukan ke Sat Reskrim Polres Buleleng, hanya saja polisi masih merahasiakan identitas pelapor yang mengaku keberatan dengan video berdurasi 34 detik itu dan meminta polisi untuk mencari pelaku atau yang menyebarkan video yang diduga direkam di sebuah kamar didalam rumah dengan tembok cat hijau dan tidak ada plafon.

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya, Jumat siang menegaskan, pengaduan masyarakat berkaitan dengan video asusila tersebut masih dilakukan pendalaman untuk memastikan pelaku yang menyebarkan video tersebut.

“Benar ada seseorang yang melaporkan pengaduan masyarakat yang melaporkan terhadap beredarnya dugaan video yang asusila, kasus ini sedang ditangani diselidiki oleh Unit Reskrim Polres Buleleng dalam tahap penyelidikan, ini kan masih didalami jadi dicari siapa yang menyebarkan, siapa yang membuat, itu masih pengumpulan data-data dan informasi yang akurat,” ungkapnya, Jumat (18/6/2021).

Dari pengaduan korban yang merasa keberatan dengan video beredar secara luas juga telah menyebutkan sejumlah nama orang-orang yang dicurigai menyebarkannya, bahkan perempuan yang diduga masih dibawah umur itu juga telah memberikan peringatan melalui pesan suara, dimana pelaku akan dilaporkan secara resmi ke polisi sehingga proses hukum akan dilakukan terhadap pelaku.

Sementara, didalam mengungkap beredarnya video pada sejumlah media sosial itu, Unit II Sat Reskrim Polres Buleleng akan melakukan penyusuran dan menyisir jaringan peredaran video tersebut, bahkan sejumlah nama telah dikantongi Tim Cybercrime Sat Reskrim Polres Buleleng, namun demikian dalam proses yang dilakukan masih memastikan keterlibatan para terduga pelaku.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00