Polres Jembrana Ungkap Suket Rapid Test Palsu di Gilimanuk

Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa menunjukkan surat keterangan rapid test palsu
Tiga Pelaku kasus suket rapid test palsu di Gilimanuk diamankan Polres Jembrana

KBRN, Negara : Kasus pemalsuan surat keterangan bebas Covid-19, Rapid Test Antigen, diamankan saat pemeriksaan di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali. Kasus ini terungkap berawal dari pemeriksaan di Pos Penyekatan Cekik, Gilimanuk pada Minggu (9/5/2021) sekitar pukul 01.00 Wita. Sebuah mobil Avanza Abu-abu yang dipergunakan untuk travel bodong mengangkut tujuh penumpang diamankan petugas jaga. 

Saat diinterogasi, sopir travel bodong, Adi Sujarwo (49) menunjukkan tujuh hasil Rapid Test Sars Vov-2 Negatif dengan Kop RS Siloam. Dari sana muncul kecurigaan petugas dan kemudian atas perintah Kapolres Jembrana, kasus itu ditindaklanjuti. 

Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, Senin (10/9/2021) mengatakan dari penelusuran yang dilakukan Reserse dan Kriminal Polres Jembrana dipimpin Kasat Reskrim, Iptu M. Reza Pranata didapatkan tiga tersangka pemalsuan rapid test palsu ini. 

"Setelah diinterogasi, sopir travel menyebut memperoleh dari temannya di Denpasar M. Khoirul Anam alias Irul (28) dengan biaya satu lembar surat rapid test negatif Rp50 ribu. Kami telusuri lagi dan mengamankan pelaku pembuat rapid test palsu itu atas nama Robi Hafid Indawan (22) asal Banyuwangi,” ujar Kapolres Jembrana. 

Jaringan penjualan surat keterangan rapid test palsu ini diantara travel bodong. Penumpang selain dikenai ongkos perjalanan ke tujuan di Jawa, juga suket palsu ini seharga Rp50 ribu hingga Rp100 ribu per lembar atau per penumpang. 

Ketiga tersangka baik sopir travel, penghubung dan pembuat suket rapid test palsu itu diamankan di Mapolres Jembrana dijerat pasal 263 ayat (1) dan (2) KUHP atau pasal 268 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara. 

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa peralatan untuk pemalsuan suket seperti printer scanner, handphone, laptop, serta cap stempel palsu. Polisi juga mengamankan mobil toyota Avanza DK 1100 FQ warna abu-abu dan tujuh lembar  rapid test palsu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00