Pos Penyekatan Mudik di Jembatan Timbang Cekik

Kapolres Jembrana AKBP Ketut Gede Adi Wibawa bersama forkopimda saat rapat koordinasi
Kapolres Jembrana AKBP Ketut Gede Adi Wibawa bersama forkopimda saat rapat koordinasi

KBRN, Negara : Rapat koordinasi antar-instansi terkait pengamanan Idul Fitri digelar di Aula Polres Jembrana, Rabu (21/4/2021) siang. Dalam rapat yang juga dihadiri Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna itu di antaranya membahas terkait pengamanan mudik lebaran.

Polres Jembrana akan mendirikan pos penyekatan mudik di jembatan timbang, Cekik, Gilimanuk. Titik sejauh dua kilometer dari pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk ini dipilih agar areal pelabuhan steril. 

Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, SIK mengatakan untuk pengamanan Polres Jembrana akan difokuskan pada pos penyekatan di Cekik, Gilimanuk. Disamping juga ada beberapa pos pantau di sepanjang jalan Denpasar menuju Gilimanuk di wilayah Jembrana. 

"Kita fokuskan larangan mudik dari tanggal 6 sampai tanggal 17 Mei, kita lakukan penyekatan di Timbangan Cekik. Apabila ada masyarakat yang mudik kita kembalikan ke daerah asalnya," kata Adi Wibawa.

Pada tanggal tersebut, ada pelarangan yang akan menyeberang dengan tujuan mudik. Namun, untuk kendaraan lain diluar mudik, seperti angkutan barang, orang sakit dan meninggal masih diperbolehkan menyeberang. 

Sementara apabila ada warga yang hendak mudik Lebaran sebelum tanggal larangan tersebut, akan dilakukan pemeriksaan ketat termasuk protokol kesehatan (prokes) Covid-19. 

Polres Jembrana menyiagakan 190 personil untuk pengamanan Lebaran tahun ini dengan fokus di Gilimanuk. Kapolres menegaskan, tujuan larangan mudik dari pemerintah ini adalah untuk mencegah klaster baru dan meningkatnya Covid-19. Kabupaten Jembrana yang sudah masuk zona oranye diharapkan terus terjaga karena itu pihaknya mengharapkan warga jangan bepergian atau mudik.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00