Kalori Ubi Rebus vs Singkong Rebus, Pilih Mana?
- 23 Nov 2024 16:16 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja: Ubi rebus dan singkong rebus adalah dua pilihan karbohidrat yang sehat, namun keduanya memiliki perbedaan dalam hal kalori dan kandungan gizi. Ubi jalar dikenal sebagai salah satu sumber vitamin A terbaik karena mengandung beta-karoten, yang memberi warna oranye pada ubi, serta vitamin C. Ubi juga mengandung vitamin B5, B6, thiamin, niasin, riboflavin, dan tinggi serat, sementara kandungan lemaknya sangat rendah dan natriumnya juga terbilang rendah. Selain itu, ubi jalar tidak mengandung gluten, menjadikannya pilihan yang baik untuk orang yang menghindari gluten dalam diet mereka.
Ubi jalar memiliki dua jenis utama, yaitu ubi kuning dan ungu. Perbedaan warna ini disebabkan oleh fitokimia yang terkandung di dalamnya. Beta-karoten memberi warna kuning oranye pada ubi kuning, sementara antosianin memberi warna ungu pada ubi ungu. Kedua jenis ubi ini memiliki manfaat kesehatan yang hampir sama, dengan ubi ungu dikenal juga karena kemampuannya dalam melawan radikal bebas berkat kandungan antioksidan yang lebih tinggi.
Di sisi lain, singkong, yang juga dikenal dengan sebutan ketela pohon, merupakan sumber karbohidrat yang populer dan kaya serat. Singkong rebus juga mengandung zat besi, vitamin C, dan niacin.

Kandungan seratnya sangat tinggi, yang membantu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit. Meskipun terkadang rasanya kurang menarik jika hanya direbus, singkong tetap menjadi pilihan karbohidrat sehat yang bebas gluten.
Dalam hal kalori, ubi rebus mengandung sekitar 100 Kkal per 100 gram, sedangkan singkong rebus mengandung 153 Kkal per 100 gram. Walaupun singkong lebih tinggi kalori, keduanya tetap merupakan pilihan sehat yang dapat dimasukkan dalam diet.
Ubi rebus lebih rendah kalori dan lebih manis, sementara singkong lebih padat dan mengandung lebih banyak kalori, tetapi keduanya menyediakan banyak serat dan gizi penting yang baik untuk tubuh. Baik ubi rebus maupun singkong rebus bisa dijadikan menu sarapan yang sehat, terutama jika dikombinasikan dengan makanan berprotein untuk mendukung pola makan seimbang.
Untuk variasi, Anda bisa mencoba mengonsumsi keduanya, serta jagung rebus, agar diet Anda tetap menyenangkan dan bergizi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....