Berlangsung Sederhana, Wisuda Unipas Singaraja Digelar Daring dan Luring

Lulusan tetbaik angkatan XXXI Unipas Singaraja diraih Wayan Parta Mahasiswa Prodi Hukum
Wisuda XXXI Universitas Panji Sakti Singaraja tetap mengedepankan protokol kesehatan covid 19

KBRN, Singaraja: Pandemi Covid-19 membuat banyak aktifitas akademik berubah, termasuk prosesi kelulusan atau wisuda yang kerap digelar secara massal. Namun ditengah pandemi seluruh rangkaian aktifitas tersebut disederhanakan. Seperti dirasakan para Wisudawan Sarjana XXXI Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja yang digelar secara daring dan luring, Jumat (25/9/2020).

Wisuda kali ini dilaksanakan di auditorium kampus setempat dan hanya dihadiri empat perwakilan wisudawan dengan gelar lulusan terbaik dari masing-masing fakultas. Sedangkan ratusan peserta lainnya hanya mengikuti prosesi wisuda dari rumah masing-masing dengan aplikasi berbasis online. Seluruh mahasiswa perwakilan dan peserta sidang terbuka senat tetap menerapkan protokol kesehatan, yakni memakai masker maupun face shield serta menjaga jarak fisik.

Rektor Universitas Panji Sakti Singaraja, Dr. Drs I Gde Made Metera, M.Si usai kegiatan mengatakan, tantangan besar dihadapi oleh semua lapisan masyarakat ditengah situasi pandemi saat ini. Untuk itu dirinya berharap seluruh lulusan Unipas tahun ini agar peka terhadap situasi lingkungannya dan potensi yang ada.

“Covid-19 merupakan tantangan global yang dirasakan seluruh negara termasuk kita di Indonesia. Kita akui tantangan ini juga dirasakan lulusan dan mahasiswa Unipas, kami tekankan agar semua punya pola pikir untuk bisa menyesuaikan dengan pola adaptasi kebiasaan baru sehingga semua harus peka dalam memilih aktifitas sesuai dengan potensi diri dan lingkungan,” ungkapnya.

Sementara itu didaulat sebagai lulusan terbaik, I Wayan Parta, SH predikat Dengan Pujian, IPK 3.91 kepada RRI mengaku bangga terhadap capaian yang ditorehkan selama menimba ilmu di Unipas Singaraja. Lulusan Prodi Hukum, Fakultas Hukum itu memotivasi seluruh civitas akademika yang masih menjalani proses perkuliahan untuk tetap optimis ditengah situasi saat ini.

“Walaupun pandemi proses perkuliahan tetap berjalan walaupun secara virtual semuanya bisa kita gali dan kembangkan terlebih teknologi sudah mendukung semua itu. Evektifitas online juga menuntut kita untuk mau terus berkembang dan belajar,” ungkapnya.

Selain Wayan Parta, tiga mahasiswa lainnya yang hadir dalam wisuda tatap muka langsung yakni Ni Luh Cici Citra Resmi Suardika dengan IPK 3,69 dari Prodi Manajemen, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Ni Made Santi Ariani Mulyawati dengan IPK 3,79 dari Prodi Administrasi Negara, Jurusan Ilmu Administrasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik serta Kadek Dwi Astiti dengan IPK 3,59 dari Prodi Bimbingan dan Konseling, Jurusan Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Kegiatan Wisuda XXXI Unipas Singaraja sengaja dilaksanakan secara daring di tengah tatanan normal baru untuk mencegah penyebaran Covid-19. Meski dilaksanakan dengan prosesi pemindahan kuncir toga mandiri, namun proses wisuda tidak kehilangan kesakralannya dan berlangsung cukup khidmat dari awal sampai akhir.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00