Tes SKB Formasi Tenaga Dosen Undiksha Bergulir, Puluhan Peserta CPNS Undiksha Bersaing Transparan

Pelaksanaan tes CPNS mengedepankan protokol pencegahan Covid-19
Pelaksanaan tes CPNS mengedepankan protokol pencegahan Covid-19
Pelaksanaan tes CPNS mengedepankan protokol pencegahan Covid-19

KBRN, Singaraja: Sebanyak 78 peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2019 yang telah lolos Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) memperebutkan 32 formasi dosen di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Seleksi CPNS berlangsung 21-23 September 2020 tetap mengedepankan protokol pencegahan Covid-19.

Ketua panitia, I Made Karunia, S.T.,M.Kom., menjelaskan puluhan peserta seleksi kali ini mengikuti Computer Based Test (CBT) pada 29 September 2020.

“Dalam SKB, sebagaimana ketentuan dari pusat, teknis pelaksanaan ada tiga sub tahapan, yaitu tes wawancara, micro teaching dan  CBT, dengan masing-masing dua penguji yang berasal dari Undiksha, sesuai dengan bidang keilmuannya. Kualifikasi pendidikan peserta ini juga ada yang S-3,” kata Karunia yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Kepegawaian Undiksha.

Sementara Rektor Undiksha, Prof. Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd., menegaskan pelaksanaan SKB sepenuhnya mengikuti kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Undiksha hanya sebagai pelaksana dan mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlibat dalam seleksi.

“Untuk tes wawancara dan micro teaching, sesuai hasil rapat, ditetapkan melibatkan unsur pimpinan dan yang memiliki kompetensi bidang ilmu psikologi maupun yang sudah memiliki kapabilitas sesuai bidang,” katanya.

Disampaikan pula, seleksi ini sepenuhnya berlangsung secara online, termasuk dalam pengiriman hasil penilaian ke pusat. Melalui seleksi ini, Undiksha diharapkan benar-benar mendapatkan dosen sesuai kebutuhan, baik dari aspek kompetensi maupun wawasannya.

“Untuk hal yang ditanyakan, penguji juga baru tahu saat baru masuk aplikasi. Kita tidak tahu sebelumnya. Kita saklek pada regulasi yang ditentukan oleh pusat. Saya berkeyakinan dengan tes ini, bahwa input dosen betul-betul sesuai kebutuhan,” ucapnya.

Ditambahkan, pelaksaan SKB ini juga mendapat pemantauan dari Ombudsman dan kepolisian. Hal tersebut untuk menghindari adanya pelanggaran kebijakan.

“Dengan dipantau, kalau ada apa, kita bisa diberitahu dan diingatkan,” imbuh Jampel.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00