STAH Negeri Mpu Kuturan Tahun Ini Lepas 153 Wisudawan

KBRN, Singaraja : Suasana hening dan lengang mengiringi pelepasan 153 wisudawan Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Negeri Mpu Kuturan Singaraja, Jumat (10/7/2020) pagi di Kampus setempat, Jalan Pulau Menjangan, Kelurahan Banyuning Singaraja.

Kondisi seperti itu diterapkan terkait masa pandemi corona yang mengharuskan segala event agar menerapkan protokol kesehatan. Seluruh hadirin termasuk wakil dari wisudawan diwajibkan menggunakan masker dan mencuci tangan sebelum masuk ruangan serta diukur suhu tubuhnya.

Ketua STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja, Prof Dr Drs Made Suweta, MSi mengakui, memang wisuda kedua ini suasananya sedikit berbeda bila dibanding pelaksanaan tahun lalu. Kali ini pelaksanaan wisuda dalam suasana pandemi corona, sehingga hanya dihadiri beberapa perwakilan. Selebihnya para wisudawan mengikuti secara virtual dirumah masing-masing.

Namun, hal itu menurut Rektor Made Suweta tidak mengurangi arti dan makna proses wisuda. Dikatakan pula, sekolah yang dipimpinnya berdiri tahun 2016 lalu, saat ini mengelola 10 prodi S1 dan satu prodi S2. Dan yang cukup membanggakan menurut Suweta, walau baru beberapa tahun, keseluruhan prodinya telah terakreditasi di BAN PT.

“Untuk membantu umat Hindu, mencerdaskan SDM umat juga untuk memberikan bantuan  sosial pendidikan,” ungkapnya.

Sementara itu, 11 prodi yang dikelola STAH Mpu Kuturan Singaraja juga menawarkan tiga buah beasiswa bagi mahasiwa yang menempuh pendidikan di kampus negeri bernuansa Hindu satu-satunya di Bali Utara ini.

Peraih predikat cum laude, Putu Erta Pujiani dengan indeks prestasi atau IP 3,8 berjanji, setelah menamatkan pendidikan akan menerapkan ilmunya di sekolah. Lulusan Prodi Dharma Acarya ini merupakan salah seorang pendidik sekolah dasar di Desa Busungbiu.

“Saya merasa bangga, karena dengan keadaan saya yang sederhana bisa menempuh perkuliahan jenjang S1 apalagi dengan biaya yang termasuk murah,” sambungnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00