Inovasi “Reaction Speed Test”, Antarkan Mahasiswa Undiksha Raih Juara Di LIDM

KBRN, Singaraja: Kreativitas Mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) terus tumbuh. Berbagai produk yang memberikan manfaat untuk masyarakat telah berhasil dibuat. Yang terbaru adalah alat dan web berbasis IoT (Internet of Things). Karya ini membantu proses penilaian kebugaran jasmani pada materi kecepatan reaksi.

Inovasi bernama “Reaction Speed Test” tersebut dirancang oleh tim yang terdiri atas Gede Artha Juniadi, Gede Pujana dari Prodi Pendidikan Teknik Informatika, dan Gede Aditya Sahaditama dari Prodi Pendidikan Teknik Elektro. Alat ini menawarkan kemudahan bagi guru, yaitu tidak perlu lagi menggunakan alat stopwatch dan alat tulis untuk mencatat hasil data waktu yang di peroleh siswa dikarenakan alat dan web dapat melakukan tugas tersebut.

Guru hanya menyiapkan alat dan juga memasukan absensi siswa ke dalam web, lalu memanggil satu persatu siswa untuk melakukan penilaian dan hasil dari data waktu yang diperoleh siswa dapat langsung diubah menjadi bentuk keluaran nilai. “Adapun keunggulan pada alat yang di kembangkan meliputi waktu yang dibutuhkan guru dalam melakukan penilaian mejadi lebih cepat,” jelas Artha Juniadi selaku ketua tim, Senin (27/9/2021).

Alat yang telah dicoba di SMPN 1 Singaraja ini juga diikutsertakan dalam Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) yang diadakan oleh Puspresnas Divisi Inovasi Teknologi Digital Pendidikan (ITDP) pada 17 sampai 19 September 2021 dan berhasil meraih juara harapan. Terciptanya karya tersebut tidak lepas dari peran pembimbing yang terdiri atas Gede Aditra Pradnyana, S.Kom., M.Kom., Gede Saindra Santyadiputra, S.T.,M.Cs., Gede Widayana, S.T., M.T., Agus Aan Jiwa Permana, S.Kom., M.Cs., Ketut Udi Ariawan, S.T., M.T., dan Dr. Nyoman Santiyadnya, S.Si., M.T.

“Persiapan dalam pembuatan karya ini memakan waktu 7 bulan. Satu bulan kami melakukan observasi dan wawancara terlebih dahulu untuk melihat permasalahan yang dialami dalam proses penilaian. Setelah itu melakukan tahap perancangan alat dan juga pembuatan web tersebut yang banyak memakan waktu sekitar 6 bulan sampai melakukan tahap uji alat yang telah dibuat,” terang Artha Juniadi.

Secara khusus ia menyampaikan kesan atas keberhasilannya meraih juara harapan setelah bersaing dengan banyak peserta. Dinyatakan sangat senang dan berbangga. Capaian tersebut diharapkan menjadi pembangkit semangat untuk meraih prestasi lebih baik di ajang selanjutnya.

“Kami berharap ini menjadi bekal pengalaman berharga untuk terus semangat berprestasi mewujudkan cita-cita yang bermakna,” imbuhnya.

Wak Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Hubungan Masyarakat Undiksha, Prof. Dr. I Wayan Suastra, M.Pd., memberikan apresiasi atas karya yang dibuat dan prestasi yang telah diraih.

“Kami memberikan apresiasi atas kreativitas dan semangat kompetisi para mahasiswa. Kami berharap kedepan bisa mendapatkan prestasi yang semakin baik,” pungkasnya. (hms)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00