Kembali Menjamur, Olahraga Tradisional Mekorot Jadi Hiburan Saat Pandemi Covid-19

Mekorot salah satu olahraga tradisional kembali menjamur saat Pandemi Covid-19

KBRN, Singaraja : Tradisi mekorot ala Buleleng atau adu layangan hingga putus merupakan salah satu permainan tradisional khas Gumi Panji Sakti yang kembali hits saat masa pandemi covid 19.

Bermain layang-layang biasanya ramai ketika memasuki musim libur panjang sekolah. Namun beberapa bulan belakangan ini jenis permainanan adu ketangkasan ini kembali menjamur saat situasi pandemi virus corona.

Tak hanya digandrungi kalangan anak-anak, demam mekorot nampaknya tak kenal usia. Banyak remaja bahkan orang tua ikut ambil bagian bermain layangan dengan penuh keceriaan. Berbagai ukuran dan warna menghiasi langit wilayah Buleleng, terpantau areal persawahan seperti di Kawasan Lovina, Anturan, Panji dan sekitarnya menjadi lokasi favorit warga untuk beradu ketangkasan.

Pakar permainan tradisional sekaligus Pembina Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Bali, Agus Wijaya kepada RRI, Minggu (12/7/2020) mengatakan, kembali maraknya permainan tradisional khas Buleleng ini tak lepas dari kejenuhan masyarakat saat dianjurkan membatasi aktifitas diluar rumah. Bahkan kecendrungan pembatasan jarak sosial menyebabkan masyarakat untuk mencari alternatif kegiatan yang mampu merangsang gerak dan mengundang keceriaan, salah satunya dengan mekorot.

"Fenomena mekorot belakangan ini kembali marak, olahraga tradisional ini tentunya menjadi alternatif masyarakat untuk melakukan aktifitas motorik. Permainan ini juga identik dengan strategi untuk memutuskan layang-layang lawan. Butuh koordinasi tangan dan mata tentunya dengan timming yang pas untuk mengalahkan lawan," ungkapnya.

Pembina KOTI Bali, Agus Wijaya pun mengapresiasi isnisiatif masyarakat untuk memilih bermain layangan sebagai aktivitas pembatasan jarak sosial. Menurutnya bermain layangan perlu tetap memperhatikan protokol kesehatan covid 19 dan pemilihan lokasi yang tepat.

"Meski relatif aman tapi protokol kesehatan yang selama ini ditetapkan harus dijalani, kebiasaan untuk mengenakan masker, jaga jarak, sekaligus mencari tempat aman untuk bermain sehingga tidak membahayakan orang lain," imbuhnya.

Mekorot layangan khas Buleleng merupakan salah satu olahraga tradisional yang sering dilombakan saat acara festival budaya dan perayaan hari jadi Kota Singaraja, namun ditengah pandemi Covid 19 kegiatan serupa sementara waktu ditunda Pemerinta Kabupaten Buleleng

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00