Tatkala Film Festival 'Sejauh-Jauh Memandang Dari Rumah'

Sejauh-jauh Memandang Dari Rumah, jadi tema Tatkala Film Festival tahun ini
Syarat dan ketentuan lomba

KBRN, Singaraja : Merayakan berdirinya tatkala.co di tahun ini, Divisi Film Mahima menggelar Tatkala Film Festival. Festival non moneter ini dilaksanakan selama satu bulan, dari Mei-Juni 2020. Festival ini bertujuan untuk mengapresiasi penggiat film di seluruh Indonesia ditengah pandemi Covid-19.

Penanggungjawab acara, Made Adnyana Ole, Kamis (7/5/2020) malam di Singaraja mengungkapkan, bulan Mei merupakan bulan berdirinya tatkala.co. Tahun ini menjadi tahun yang akan paling dikenang akibat pandemi corona yang mengubah semuanya. Tidak ada yang pernah menyangka virus corona (Covid-19) akan melanda hampir seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia.

Pandemi ini, berdampak hingga ke seluruh sendi kehidupan masyarakat. Pembatasan aktifitas masyarakat dilakukan untuk menekan penyebaran virus corona. Sudah lebih dari sebulan, siswa belajar di rumah, pegawai bekerja dari rumah, karyawan di-PHK, pedagang dibatasi jam berjualan dan acara yang bersifat mengerahkan banyak orang pun dibatalkan.

“Situasi ini benar-benar mengubah gaya hidup masyarakat, karena aktifitas sehari-hari lebih banyak dilakukan dari rumah saja. Berdamai dengan situasi yang terjadi saat ini, merupakan pilihan yang harus dilakukan, termasuk berdamai dengan tidak menggelar perayaan hari berdirinya tatkala.co dengan kegiatan sederhana, tidak bertentangan dengan protokol pencegahan Covid-19,” ucap Made Ole.

Perayaan tahun ini lanjut Ole, dilakukan dengan memanfaatkan media berbasis audio visual dan digital. Merekam setiap peristiwa kehidupan yang terjadi dalam bentuk film menjadi suatu pilihan yang dapat dilakukan. Kenangan pandemi Covid-19 disimpan dalam bentuk film berdurasi pendek dan akan dilombakan dalam ajang “Tatkala Film Festival”.

Tatkala Film Festival, merupakan festival film pendek non moneter yang ditujukan untuk mengapresiasi para pelaku kreatif videografi ditengah pandemi Covid-19 tahun 2020. Festival ini akan digelar selama bulan Mei-Juni 2020. Nantinya, 8 film terbaik akan dirangkum menjadi satu program film yang akan diputar keliling setelah pandemi corona berakhir.

“Dengan festival ini, kita bisa terus terhubung secara kreatif sesama penggiat kreatif. Delapan film terbaik akan dirangkum menjadi satu program film pendek semasa pandemi covid-19. Merangkum dan merekam sejarah yang pernah terjadi di negeri ini,” jelas Ole.

"Sejauh-Jauh Memandang Dari Rumah” menjadi tema yang dipilih dalam festival kali ini. Pemilihan tema ini menurut Ole, juga memperhatikan protokol penanganan Covid-19 dan seluruh proses festival dilakukan dengan profesional.

“Pandemi tidak membuat kita berhenti untuk berproses kreatif. Proses kreatif harus tetap berjalan di tengah pandemi ini,” pungkasnya.

Karya dapat dikirimkan terakhir pada tanggal 10 Juni 2020. Seluruh karya dikirim secara online, dengan mengklik link https://bit.ly/PendaftaranTFF2020.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00