Pasraman Lahirkan Pinandita Terdidik dan Terlatih

KBRN, Singaraja : Tiga kerangka Agama Hindu (Tattwa/Filsafat, Susila/Etika dan Upacara/Upakara/Yadnya) yang menjadi tatanan kehidupan masyarakat di Bali maupun konsep agama hindu diharapkan mampu menjadi kunci utama di dalam melakukan pendalaman ajaran agama untuk melahirkan pinandita yang terdidik dan terlatih.

Demikian diungkapkan Ida Bhawati Hermawan Tangkas dalam rangkaian peringatan atau Wanti Warsa Pasraman Pinandita Brahma Vidya Samgraha yang ke-14 yang ditandai dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan sertifikat pinandita di Pasraman setempat.

Ida Bhawati Hermawan Tangkas sebagai penanggung jawab pasraman, Selasa (25/2/2020) siang mengatakan, keberadaan Pasraman Pinandita sebagai tempat untuk menempa ilmu agama termasuk melatih mental yang tentunya mampu membawa umat pada tujuan beragama.

“Artinya, penekanan kami kepada para pinandita yang belajar disini agar lebih mengetahui tiga kerangka dasar agama Hindu yang menyangkut tentang tattwa, susila, upacara. Termasuk merubah karakternya, dulu mungkin mereka karakternya emosional dan lain sebagainya, kita coba sekarang biar lebih mencerminkan seorang terdidik di pasraman dan sebagai cerminan seorang spiritualis,” jelas Ida Bhawati.

Peringatan wanti warsa Pasraman Pinandita Brahma Vidya Samgraha ke-14 pada tahun ini mengusung tema Madunyasa yang diartikan “orang baik selalu mencari tempat baik”, sehingga momentum peringatan tersebut akan lebih meningkatkan peran pasraman di dalam membentuk, mendidik dan melatih para pinandita yang mengacu pada tatanan dan ajaran agama hindu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00