Penutupan Latihan Dasar IV KSR PMI Unit Stikes Buleleng

KBRN, Singaraja : Pembentukan dan kecintaan terhadap organisasi kemanusiaan yang dimotori STIKES Buleleng dan PMI Buleleng dilaksanakan dalam pendidikan dan latihan dasar IV KSR PMI, berlangsung selama 8 hari diikuti 26 peserta.

Wakil Kepala III STIKES Buleleng, Ni Made Karlina Sumiari Tangkas, S.ST, M.H usai menutup pendidikan dan latihan di halaman kampus setempat, Minggu (9/2/2020) sore berharap kepada para peserta nantinya dapat membantu PMI Kabupaten Buleleng dalam melaksanakan tugas yang diemban.

“Saya harapkan mereka bisa membantu PMI Kabupaten Buleleng dalam melaksanakan tugas-tugas yang diemban, jadi membantu secara kemanusiaan,” ucapnya.

Materi yang diberikan selama peserta mengikuti pendidikan dan pelatihan, ungkap Kepala Markas PMI Kabupaten Buleleng, Made Pasek Yasa, S.Sos, meliputi pertolongan pertama pada pendidikan remaja sebaya, perawatan keluarga, termasuk yang paling penting yakni penanggulangan bencana dan disaster management.

“Itu semuanya jumlahnya 120 jam mengikuti pedoman dari PMI pusat, jadi pelatih-pelatih pun mempunyai sertifikat nasional,” jelas Made Pasek Yasa.

Sementara itu salah seorang peserta, Luh Aris Olivia Papita mengungkapkan, selama mengikuti pendidikan dan latihan banyak materi yang didapat, utamanya melatih kedisiplinan.

“Banyak sekali pengalaman, yang pertama melatih kedisiplinan, kesigapan, ketanggapan dan tanggung jawab tentunya,” ucap Luh Aris.

Ketua Panitia sekaligus Ketua UKM-KSR PMI Unit STIKES Buleleng, Gusti Ayu Made Yoni Sunyantari menjelaskan, tujuan Pendidikan dan Pelatihan Dasar IV KSR, disamping untuk menambah anggota, juga meningkatkan kualitas anggota PMI Kabupaten Buleleng yang nantinya akan berkecimpung dalam kegiatan-kegiatan kepalangmerahan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00