Enam LPD di Buleleng ikuti Bimtek Penggunaan QRIS

KBRN, Singaraja: Kemajuan teknologi perbankan kini telah memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk bertransaksi secara cepat dan praktis. Sejak tahun 2018 lalu Bank Indonesia (BI) meluncurkan cara mudah bertransaksi non tunai dengan sistem QRIS. Transaksi dengan menggunakan QRIS juga memberikan keamanan karena dapat menghindari peredaran uang palsu. Selain itu juga bisa mengurangi antrean di kasir karena bersifat transaksi non tunai dan tidak perlu menunggu uang kembalian.

Melihat banyaknya keuntungan dari sistem QRIS, maka Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali menggandeng Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Buleleng untuk menggunakan untuk menggunakan QRIS dalam segala transaksi online, guna menghindari hal-hal yang tidak diiingkan. Namun di sisi teknologi, penggunaan sistem ini masih terkendala sumber daya manusia (SDM) di masyarakat, baik di sisi nasabah maupun penyedia jasa keuangan. Menjawab masalah itu, hari ini diselenggarakan bimtek melibatkan 6 LPD sebagai pilot project.

Bimbingan teknis (bimtek) yang difasilitasi BPD Bali Cabang Singaraja, Rabu (25/5/2022) melibatkan LPD Ambengan, LPD Padangbulia, LPD Bangkah, LPD Pejarakan, LPD Bondalem dan LPD Sumberkima.

Made Nyiri Yasa, S.Sos, MMA selaku Ketua BKS LPD Buleleng dan Pemucuk LPD Desa Adat Ambengan menyatakan pihaknya sangat tertarik dengan program bertransaksi menggunakan QRIS. Sebab disamping bermacam kemudahan ditawarkan juga untuk memberkan rasa aman serta kepercayaan nasabah ke LPD. Untuk itu Nyiri Yasa melibatkan 3 orang karyawannya mengikuti bimtek tersebut.

"Saya merasa dengan QRIS transaksi apapun akan selalu mudah. Apalagi LPD yang memiliki ribuan nasabah dengan bermacam produk tentunya akan sangat bermanfaat bagi nasabah maupun karyawan,” tegas Nyiri Yasa.

Kepala BPD Cabang Singaraja Made Sudarma mengatakan, akan terus memotivasi LPD khususnya di Buleleng untuk menggunakan QRIS, agar kedepannya dapat memudahkan segala transaksi yang dijalankan.  

"Kami memfasilitasi setiap LPD agar mengikuti program dimaksud, bila seluruh LPD mampu menggunakan QRIS akan memudahkan setiap langkah LPD khususnya dalam bidang keuangan," tandas Made Sudarma.

Bimtek yang digelar bekerjasama dengan PT. USSI tersebut nantinya dapat memberikan nilai tambah untuk kemajuan keuangan seluruh LPD. Muhamad Yusuf dari PT USSI menyatakan akan terus mendorong pihak LPD untuk melek IT yang pada ujungnya akan memudahkan saat bertransaksi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar