Edukasi Ibu Hamil hingga Layanan USG Gratis, Modal Awal Tekan Risiko Indikasi Stunting di Buleleng

KBRN, Singaraja: Kesehatan menjadi salah satu penentu penting dalam produktivitas dan pencapaian kesejahteraan masyarakat. Pemetaan dini terhadap ibu hamil untuk mengetahui kondisi kesehatan serta upaya mencegah resiko dini gangguan janin  menjadi fokus utama bakti sosial yang digelar wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG.

Sebanyak 50 ibu hamil di Desa Selat, Kecamatan Sukasada Buleleng, Bali, Sabtu (12/12/2020) mendapat pelayanan gratis berupa layanan USG gratis. Menurutnya, pemeriksaan USG sangat penting untuk mengetahui secara jelas kondisi kesehatan ibu dan bayi yang dikandung. Dengan begitu, indikasi stunting dan risiko-risiko lainnya termasuk kematian ibu dan bayi dapat ditekan.

“Bakti sosial untuk melihat pemetaan ibu hamil di Buleleng, tentunya mendeteksi dini kelainan dalam kandungan. Treatmen yang diberikan secara khusus adalah dengan memberikan tambahan nutrisi berupa supplement. Pemeriksaan ini sangat penting, utamanya mencegah angka sutunting di Buleleng,” ungkapnya.

"Dari seluruh pemeriksaan secara umum semuanya dalam kondisi baik, namun ada memang beberapa yang memiliki risiko. inilah yang kami tekankan sehingga dapat dicegah dari awal," imbuhnya.

Tak hanya pemeriksaan memantau perkembangan janin, Wabup Sutjidra yang terjun langsung sekaligus memberikan edukasi seputar persiapan persalinan dalam masa pandemi covid-19. Hal itu ditekaankan guna memberikan pemahaman kepada ibu hamil sehingga dapat meminimalisir resiko saat persalinan.

“Edukasi ini sangat penting sehingga, masyarakat kita siap mengikuti prosedur saat melahirkan dimasa pandemi covid-19,” jelas Sutjidra.

Pemeriksaan ibu hamil juga diperkuat dengan program inovasi layanan kesehatan jemput bola yang akan digelar rutin oleh Wakil Bupati dr. Sutjidra menyasar wilayah lain di kabupaten Buleleng.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00