DPC Persagi Buleleng : Bersama Tuntaskan Masalah Gizi Ganda

Ketua DPC Persagi Kabupaten Buleleng, Gede Eka Subiarta, SST, RD. saat mengisi dialog interaktif Lintas Singaraja Pagi Pro 1 RRI Singaraja, Selasa (25/1/2022) pagi

KBRN, Singaraja : Hari Gizi Nasional yang diperingati tanggal 25 Januari setiap tahunnya menjadi momentum penting untuk meningkatkan kepedulian berbagai pihak untuk bersama membangun masyarakat yang sehat melalui gizi seimbang.

Peringatan Hari Gizi Nasional ke-62 tahun ini mengusung tema "Aksi Bersama Cegah Stunting dan Obesitas", dimana permasalahan gizi ganda yakni stunting dan obesitas saat ini memang menjadi isu nasional. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan bahwa prevalensi bayi stunting di Indonesia mencapai 30.8 persen, sementara kasus obesitas 21.8 persen.

Sedangkan di Kabupaten Buleleng sendiri saat ini prevalensi kasus stunting di Buleleng mencapai 8.9 persen.

Ketua DPC Persagi Kabupaten Buleleng, Gede Eka Subiarta, SST, RD. Selasa (25/1/2022) pagi mengungkapkan di beberapa daerah ditemukan prevalensi kasus gigi kurang yang diimbangi dengan prevalensi kasus obesitas sehingga kasus gizi ganda ini masih menjadi tanda tanya besar dan perlu dituntaskan bersama.

“Masalah gizi ganda ini bisa dibilang masalah yang unik dan menarik untuk ditelaah dan dituntaskan melalui aksi bersama pada peringatan Hari Gizi Nasional Tahun 2022,” ungkapnya.

Eka menambahkan beberapa faktor resiko penyebab stunting diantaranya perilaku orang tua terkait makanan yakni kebiasaan makan, budaya masyarakat, kepercayaan dan pemilihan makanan, sanitasi lingkungan, status sosial ekonomi, berat badan bayi yang rendah serta pemberian ASI yang tidak sesuai. Sementara obesitas bisa disebabkan karena faktor genetik dan gaya hidup yang tidak sehat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar