Kembangkan Wisata Memancing, Mahasiswa KKN Unud Garap Rumpon Dasar di Giri Emas

KBRN, Singaraja: Potensi bahari Kabupaten Buleleng tak perlu diragukan lagi. Memiliki panjang pantai 157 Km, pengembangan pemanfaatan pantai dan laut bisa dioptimalkan. Salah satunya dengan pengembangan spot memancing di Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan, Buleleng yang berpotensi dapat menumbuhkan geliat ekonomi bagi nelayan setempat.

Hal itu coba dilirik sekaligus digarap sebagai bagian dari program Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Udayana (KKN Unud) di Desa Giri Emas. Melalui pembuatan rumpon dasar sebagai atractor ikan, Mahasiswa KKN Unud menilai rumah bagi ikan yang dibuat dapat dijadikan salah satu spot memancing potensial. Targetnya banyak yang tertarik untuk mencoba merasakan sensasi strike ikan di perairan Desa Giri Emas.

Pembimbing Mahasiswa KKN Unud Agus Dharma mengatakan, 20 mahasiswa KKN Unud terjun langsung di Desa Giri Emas untuk menjalankan program kerja. Seluruh mahasiswa terlibat langsung dalam pembuatan rumpon dasar.

Sementara dari Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana Ketut Wija Negara menjelaskan, pembuatan rumpon dasar untuk pengembangan pariwisata sangat prospektif bagi menarik wisatawan, karena dalam kegiatan itu banyak diminati peserta, baik dari wilayah Buleleng maupun dari daerah lainnya, termasuk wisatawan mancanegara.

“Fungsi rumpon adalah menarik perhatian ikan kecil untuk selanjutnya mengundang ikan besar datang berburu makanan di rumpon ini. Semoga membawa dampak positif berkesinambungan sehingga menarik wiastawan yang ingin datang memancing disini,” terangnya.

Atas upaya yang dilakukan Mahasiswa KKN Unud, Penyuluh Perikanan Desa Giri Emas I Putu Widarma mengapresiasi Proker KKN Unud dalam menunjang inovasi pemanfaatan laut. Harapannya selain menunjang sektor pariwisata, keberadaan atractor ikan yang digarap dapat selaras mengangkat kesejahteraan nelayan.

“Dengan adanya pengembangan potensi wisata desa melalui kegiatan memancing maka dengan sendirinya perekonomian di suatu desa itu bisa terangkat,” harapnya.

Lain sisi apresiasi turut mengalir dari warga setempat, Gede Sumerta Dana. Bagi pria yang berprofesi sebagai nelayan, pembuatan rumpon dasar sangat membantu mengundang keberadaan beragam ikan. Wisatawan khususnya bagi penghobi mancing bakal melirik Desa Giri emas sebagai salah satu icon pariwisata memancing di Bali Utara.

“Mudah-mudahan berlanjut. Menunjang perekonomian masyarakat,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar