Jawab Tantangan Zaman, Gedong Kirtya Siap Manfaatkan Kecanggihan Teknologi Informasi

Menjawab tantangan zaman, Gedong Kirtya mulai mengandalkan kecanggihan teknologi informasi untuk bisa bangkit dan mewujudkan cita-citanya sebagai pusat layanan publik di bidang sastra.

KBRN, Singaraja : Menjawab tantangan zaman, Gedong Kirtya mulai mengandalkan kecanggihan teknologi informasi untuk bisa bangkit dan mewujudkan cita-citanya sebagai pusat layanan publik di bidang sastra.

Dikenal sebagai satu-satunya pusat lontar di Indonesia bahkan di dunia, Gedong Kirtya mendapatkan tantangan untuk membangkitkan minat masyarakat agar datang berkunjung.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng, I Nyoman Wisandika, menyebutkan jika langkah Gedong Kirtya agar bisa menghadapi tantangan zaman modern untuk terus hidup dan menjadi pusat layanan publik di bidang sastra adalah dengan cara beradaptasi mengikuti perkembangan teknologi.

“Jadi akan terus berkembang sesuai dengan zamannya. Sekarang jamannya IT, zamannya teknologi, tentu juga kita harus menyesuaikan dengan itu. Nanti akan ada website Gedong Kirtya yang bisa dibuka oleh pelajar, mahasiswa, atau masyarakat umum. Kita juga sudah buatkan konten di sana yang nanti bisa diakses. Kita tetap berkembang dengan mengikuti zaman. Sekarang zamannya IT ya kita ikut,” ucap I Nyoman Wisandika pada RRI.co.id bertepatan dengan Hari Museum Internasional, Rabu (18/5/2022).

Wisandika melanjutkan jika pihaknya secara tegas menyatakan siap memfasilitasi dan memberikan dukungan kepada kaum milenial agar mau belajar sastra dan berkunjung ke Gedong Kirtya.

Langkah tersebut dilakukan demi mewujudkan misi yang saat ini diusung oleh Gedong Kirtya.

Misi tersebut yakni, melindungi dan melestarikan sastra terutama lontar dan buku, mengembangkan dan memanfaatkan koleksi Gedong Kirtya sebagai rujukan pengetahuan sastra, dan menumbuhkembangkan minat masyarakat dalam mempelajari sastra.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar