Lindungi Sekaa Jegog, Bupati Tamba Serahkan SK Yayasan

Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengajak masyarakat menanam bambu Petung yang memiliki banyak fungsi. Salah satunya bahan gambelan Jegog kesenian khas Jembrana dan menjaga agar tidak banjir
Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengajak masyarakat menanam bambu Petung yang memiliki banyak fungsi. Salah satunya bahan gambelan Jegog kesenian khas Jembrana dan menjaga agar tidak banjir

KBRN, Negara : Eksistensi kesenian Jegog yang menjadi salah satu kekayaan budaya di Jembrana menjadi perhatian pemerintah daerah Jembrana. Bupati Jembrana, I Nengah Tamba menyebut Jegog merupakan salah satu aset deposito kesenian Jembrana yang harus dilestarikan. Karena itu, perlindungan terhadap eksistensi seni ini harus dilakukan bersama. 

Salah satunya, dengan tetap memastikan bahan-bahan material gambelan Jegog berupa bambu masih ada. Karena itu, pemerintah daerah mendorong agar dihulu dan sepanjang daerah aliran sungai perlu ditanam bambu petung. Bambu menurut Bupati Tamba, penting untuk bahan gambelan jangan sampai habis. 

"Kita hari ini serahkan bantuan Jegog dan melindungi sekaa Jegog menjadi Yayasan. Dan yang paling penting adalah menanam bibit bambu,” terang Bupati Tamba, Rabu (7/4/2021) saat penanaman bibit bambu di sekitar Bendungan Benel, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya.

Bupati Tamba menambahkan, untuk melindungi Jegog dan banyak manfaat lainnya, pemerintah daerah telah berupaya agar Jegog menjadi yayasan sehingga bisa mendapatkan bantuan dari kementerian maupun bank dunia. 

Disamping itu, menurut Tamba, penananam ribuan bibit bambu petung yang merupakan bantuan CSR dari BPD Bali ini banyak manfaatnya. Selain untuk menjaga alam dan menghalau banjir, juga untuk bahan bambu Jegog dan keperluan keagamaan masyarakat.

“Bambu sangat penting bagi masyarakat, jadi harus dijaga bersama. Jangan dibabat, mari kita jaga bersama,” terang Bupati Tamba. 

Penanaman bambu petung melibatkan jajaran Direksi dan Komisaris BPD Bali, Kapolres Jembrana AKBP Ketut Gede Adi Wibawa, Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf Hasrifudin Haruna serta sejumlah artis dan pengusaha Bali, seperti Ajik Krisna pemilik Krisna Oleh-oleh, Jun Bintang, Dewi Pradewi dan Puja Astawa.

Selain penanaman, juga dilakukan pelepasan puluhan burung dan penebaran bibit ikan Nila di Bendungan Benel. Sebanyak 2000 bibit pohon bambu petung ditanam di hulu dan aliran sungai.  Bupati menyebutkan ini merupakan tahap pertama dan akan terus berlanjut ke wilayah lain di Jembrana yang memiliki aliran sungai dan hulu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00