Jelang Nyepi dan Ramadhan, Harga Kebutuhan Pokok di Buleleng Masih Stabil

KBRN, Singaraja : Harga Sembilan kebutuhan pokok di beberapa pasar tradisional dalam wilayah Kabupaten Buleleng jelang Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1942,relatif  stabil. Hal itu terlihat dari hasil pemantauan yang dilakukan Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi (Dagprinkop) dan UKM Kabupaten Buleleng, Senin (23/3/2020) kemarin.

Kepala Dinas Dagprinkop, Dewa Made Sudiarta mengatakan, walau secara umun harga sembilan bahan pokok (sembako) stabil, namun ada beberapa bahan pangan, yang dibutuhkan masyarakat mengalami kenaikan seperti daging ayam mencapai Rp.38.000/kg.

Begitu juga halnya dengan gula pasir yang sebelumnya hanya Rp.12.500/kg kini menjadi Rp.17.000/kg. Melonjaknya harga gula pasir di pasaran termasuk pasar modern disebabkan karena stok terbatas.

“Setelah kita telusuri memang rupanya, memang persediaannya yang terbatas, tapi masih mencukupi,” ucapnya.

Selama melakukan pemantauan harga ke pasar tradisonal maupun modern, Dewa Made Sudiarta mengakui pihaknya belum menemukan pelaku usaha yang melakukan indikasi penimbunan stok sembako, terutama gula pasir.

Ia pun menghimbau masyarakat Buleleng untuk tidak perlu khawatir, karena stok sembako hingga jelang Ramadhan dan Idul Fitri dinilai aman dan mencukupi. Guna menghindari lonjakan harga, masyarakat diharapkan bijak dalam berbelanja sesuaikan kebutuhan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00