Tiga Kapal Pesiar Batal Bersandar di Celukan Bawang, Imbas Corona?

KBRN, Singaraja : Merebaknya wabah virus corona (Covid-19) tidak saja mengancam aspek kesehatan, namun juga berpengaruh pada sektor ekonomi dan pariwisata. Gencarnya pemberitaan tehadap virus yang pertama kali berkembang di daratan Tiongkok ini sangat mengkhawatirkan banyak kalangan. Terlebih para pebisnis telah memasang ancang-ancang untuk mengurangai aktifitas impor barang dari luar khususnya dari Negeri Tirai Bambu.

Dampak dari isu tersebut juga berpengaruh terhadap aktifitas di Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Dalam dua bulan kedepan dipastikan tiga kapal pesiar batal bersandar di pelabuhan samudra satu-satunya di Bali Utara.

General Manager Pelindo III Celukan Bawang, Rio Dwi Santoso menyatakan, memang benar ada pembatalan bersandarnya tiga kapal pesiar di Celukan Bawang. Pembatalan itu, menurut GM Pelindo III Celukan Bawang atas keputusan dari perusahaan. Rencananya di bulan Maret akan ada 2 kapal pesiar yang bersandar dan 1 kapal lagi dijadwalkan berlabuh bulan April mendatang. 

“Dicancel, penyebabnya apa, saya juga gak tahu, karena mereka gak confirm,” ucapnya pada Senin (9/3/2020).

Rio berharap, adanya pembatalan kedatangan kapal pesiar di Celukan Bawang, tidak akan mempengaruhi aktifitas bongkar muat barang di pelabuhan tersebut.

Disinggung fasilitas yang tersedia di Pelabuhan Celukan Bawang menurut Rio Dwi Santoso, semuanya tersedia sesuai ketentuan layaknya pelabuhan samudra. Sedangkan untuk menangkal merebaknya virus corona di seputar pelabuhan, dikatakan SOP-nya telah sesuai standard dan petunjuk dari Kementrian Kesehatan RI dan Pelindo.

Rio menjamin komunitas di Pelabuhan Celukan Bawang telah siap menjalankan instruksi antisipasi virus corona dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan KKP sebagai ujung tombak.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00